Namanya Muncul di Survei, Erick Thohir Disebut Cocok Pimpin PSSI

| 25 Nov 2022 21:47
Namanya Muncul di Survei, Erick Thohir Disebut Cocok Pimpin PSSI
Erick Thohir (Antara)

ERA.id - Nama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berada di posisi teratas dalam survei siapa yang pantas memimpin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Dalam survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia itu sebanyak 24,1% responden memilih Erick Thohir. Di dunia maya, nama Erick Thohir juga digaungkan oleh para netizen untuk menjadi Ketua Umum PSSI. Ini artinya sosoknya dibutuhkan untuk mengelola sepak bola di Tanah Air.

CEO Perfekto Indonesia, Amir Faisal mengatakan publik menilai rekam jejak Erick Thohir yang berasal dari kalangan profesional dan pengusaha dinilai tepat untuk menahkodai PSSI.

Menurut Amir, dengan segala kerumitan di dunia persepakbolaan Indonesia, salah satu contohnya tragedi Kanjuruhan, memang dibutuhkan sosok seperti Erick Thohir yang bisa mengelola dengan berani, terukur dan terarah.

"Sehingga sepak bola tanah air dapat berkembang dengan baik dan bersaing di kancah Internasional," ujar Amir di Jakarta, Jumat (25/11/2022).

Amir mengatakan, berkaca dari pola Erick Thohir dalam mengelola BUMN dengan menempatkan orang-orang yang ahli dalam bidangnya dan anak-anak muda yang berpotensi serta keterwakilan perempuan, maka bisa saja hal itu pula yang akan diterapkannya jika Erick terpilih menjadi Ketua Umum PSSI.

"Jika demikian, maka komposisi pengurus PSSI di bawah Erick Thohir akan diwarnai oleh sosok-sosok yang paham dunia sepak bola serta memiliki manajerial yang bagus dan juga anak-anak muda yang ahli dalam bidangnya," kata Amir.

Sementara itu, soal pembinaan sepak bola, Erick yang telah memiliki pengalaman sepak bola di level internasional dinilai sangat paham soal pembinaan yang harus dimulai dari usia dini dengan pola berkesinambungan.

Melaui koneksi internasional yang dimiliki Erick Thohir, seperti memiliki saham di Oxford United, klub League One Inggris, Amir mengatakan, Indonesia berpeluang untuk mengirimkan pemainnya agar dapat berlatih dan merumput di Eropa atau negara-negara yang memiliki kualitas kompetisi yang baik.

"Nilai plusnya lagi adalah Erick yang merupakan Menteri BUMN tentu dapat melakukan sinergi antara PSSI dan BUMN baik dari sisi finansial maupun pembinaan para atlet yang bisa saja disupport oleh BUMN," ujarnya.

Pengalaman Erick Thohir ketika menjabat Presiden Inter Milan dan memiliki klub DC United di Amerika Serikat akan menjadi modal besar buat dirinya untuk memimpin PSSI.

Terbukti Inter Milan di bawah tangan dingin Erick mampu bangkit dan kembali menjadi salah satu klub terbaik di Italia. Bisnis dan keuangan klub juga menjadi baik.

Amir menjelaskan, dalam sepak bola, selain pembinaan para pemain dan klub, kompetisi atau turnamen yang sehat dan berkualitas juga menjadi penentu perkembangan sepak bola, jika kedua hal itu mampu dikelola secara baik maka Indonesia akan dapat berbicara banyak di tingkat dunia bahkan tidak mustahil masuk berkompetisi di Piala Dunia.

"Soal kompetisi atau turnamen ini, Erick Thohir telah menunjukkan kualitasnya saat sukses menggelar Piala Presiden," jelas Amir.

Satu hal soal kecintaan Erick Thohir terhadap sepakbola terlihat saat tidak ada kompetisi resmi yang bergulir di tanah air ketika Indonesia dikenai sanksi oleh FIFA. Untuk mengisi kekosongan kompetisi Erick Thohir sebagai bos Mahaka Sport menggelar Piala Presiden untuk pertama kalinya.

Saat itu Erick Thohir berharap agar Piala Presiden menjadi solusi bagi klub dan para pemain untuk tetap bisa menjaga agar sepakbola tidak lumpuh total.

"Dalam mengelola keuangan, kita juga bisa menilai kiprah Erick Thohir saat menggelar Piala Presiden tersebut. Ia membuka secara transparan dan diaudit oleh Pricewaterhouse Coopers. Dari total pemasukan kurang lebih Rp 45 miliar, tersisa Rp1,5 miliar dan membayar pajak penghasilan, PPN kurang lebih hampir Rp6 miliar yang juga menjadi pemasukan bagi negara," ujarnya.

Lebih lanjut Amir menilai, tidak salah jika kemudian hasil survei menunjukkan publik menginginkan Erick Thohir memimpin PSSI, karena sepak bola bukan hanya soal pemain, pelatih dan wasit, melainkan ada manajemen, para penggemar dan industri usaha.

"Jadi sangat dibutuhkan sosok seperti Erick Thohir yang mencintai dan paham sepak bola, mengerti dunia industri juga memiliki kemampuan manajemen yang bagus serta menguasai jaringan internasional," ujarnya.

"Harapan besar sepak bola Indonesia kepada Erick Thohir jika terpilih sebagai Ketua Umum PSSI adalah bisa melakukan reformasi sepakbola seperti transformasi BUMN yang ia lakukan, serta membangun ekosistem sepak bola modern yang dapat berdampak besar bagi masyarakat," pungkasnya.

Rekomendasi