Perbedaan Long Black dan Americano, Tentu Beda pula dengan Kopi Tubruk

ERA.id - Tak banyak orang yang tahu perbedaan long black dan americano. Beberapa orang yang sedikit tahu tentang kopi mungkin akan mengatakan bahwa keduanya adalah minuman berupa kopi hitam.

Di Indonesia, kopi hitam merupakan sajian kopi yang paling umum. Di berbagai daerah, kopi hitam bisa dibuat dengan sangat mudah, yaitu dengan menyeduh kopi hitam bubuk menggunakan air panas—ada yang menambahkan gula, ada pula yang tidak. Namun, penyajian kopi hitam sebenarnya ada banyak.

Beberapa contoh penyajian kopi hitam adalah long black, americano, kopi tubruk, espresso, filter coffee, ristretto, lungo, cold brew, dan cold drip. Ya, semua sajian tersebut adalah minuman kopi hitam, tetapi rasa yang dimiliki berbeda. Selain itu, cara pengolahannya juga tidak sama.

Penyajian kopi hitam yang umum ditemukan di masyarakat Indonesia adalah kopi tubruk. Dalam KBBI, kopi tubruk memiliki makna minuman kopi yang dibuat dengan cara memasukkan bubuk kopi dan gula ke dalam gelas lalu dituangi air panas.

Sementara, penyajian lain yang cukup mirip dengan kopi tubruk adalah long black dan americano. Untuk memahami perbedaan tersebut dengan lebih jelas, simak uraian berikut yang dikutip Era.id dari Otten Coffee.

Perbedaan Long black dan Americano

·         Long black

Ini merupakan penyajian kopi yang termasuk dalam kopi hitam. Menu ini terdiri atas air panas dan espreso atau espresso. Cara penyajian long black adalah menyiapkan air panas, kemudian air panas tersebut dituangi dengan espreso.

Pembeda long black dengan kopi tubruk adalah long black dibuat dengan mesin espreso dan disajikan tanpa ampas, sedangkan kopi tubruk tidak demikian. Sementara, perbedaan long black dengan americano adalah proses penyajiannya.

Pembuatan long black dilakukan dengan menuangkan air panas terlebih dahulu ke cangkir saji, baru disusul dengan espreso. Dengan cara tersebut, espreso berada di permukaan kopi.

Letak krema ada di atas sehingga saat minuman tersebut dicicipi, aroma dan rasa lebih intens. Meski demikian, beberapa orang lebih suka mengaduk long black sebelum meminumnya sehingga krema tercampur dengan keseluruhan kopi.

Long black merupakan minuman dari Australia dan Selandia Baru. Penyajian long black lebih tepat jika menggunakan cara penyajian negara asalnya. Sementara, perbandingan jumlah air dan espresonya tergantung selera.

Salah satu ciri dari long black adalah sisa krema di permukaan kopi. Hal tersebut didapatkan karena penuangan espreso dilakukan setelah air panas.

·         Americano

Ilustrasi americano (pexels)

Americano bisa disajikan panas dan dingin. Sajian ini terdiri atas espresso, double espresso, atau double ristretto yang dicampur dengan air panas. Berdasarkan sejarahnya, americano berasal dari Italia. Kemunculan minuman ini adalah kehadiran para tentara Amerika yang menetap di Italia.

Pada masa tersebut, orang Italia biasanya menikmati kopi dalam bentuk espreso. Sementara, tentara-tentara Amerika menganggap rasa espreso terlalu intens. Untuk mengatasinya, mereka mencampurkan espreso dengan air panas. Kemudian, jadilah menu americano.

Americano tidak memiliki ampas dan diproses dengan mesin espreso sehingga jelas berbeda dengan kopi tubruk. Namun, dilihat dari komponennya, americano tidak berbeda dengan long black. Nah, kedua minuman ini berbeda pada bagian cara penyajian.

Americano disajikan dengan menuangkan espreso terlebih dahulu, baru kemudian air panasnya. Hal tersebut membuat krema berada di dasar cangkir. Jika Anda menyeruput minuman ini secara langsung setelah disajikan, Anda akan merasakan campuran kopi. Espreso tidak terlalu kuat atau intens karena telah melebur dengan air panas.

Biasanya, americano nyaris tak meninggalkan krema pada permukaan cangkir. Itu terjadi karena espreso diguyur air panas sehingga krema pada espreso pecah. Dari segi tampilan, krema adalah perbedaan long black dan americano yang paling tampak.