Sejarah Hari Buruh Internasional yang Diperingati Setiap 1 Mei

ERA.id - Hari Buruh Internasional atau yang juga dikenal sebagai May Day, diperingati setiap tahun pada tanggal 1 Mei di seluruh dunia. Bagaimana sejarah hari buruh internasional?

Hari Buruh diperingati untuk menghormati perjuangan dan pengorbanan kaum pekerja dalam mencapai hak-hak mereka, serta sebagai momentum untuk memperjuangkan kesetaraan dan keadilan di tempat kerja. Namun, apa sebenarnya sejarah dari Hari Buruh Internasional? Mari kita bahas lebih lanjut.

Sejarah Hari Buruh Internasional

Dilansir dari Boston Public Library,  New England mengadakan May Day pertamanya pada tahun 1627 di sebuah pemukiman bernama Merry Mount, yang terletak di tempat yang sekarang bernama Quincy.

May Day diinisiasi oleh Thomas Morton, yang merasa ngeri dengan perlakuan puritan terhadap penduduk asli Amerika, hingga mengundang Massachusett untuk merayakan May Day.

Thomas CS mendirikan tiang May Day dan menghiasinya dengan karangan bunga dan tanduk. Hal tersebut lantas membuat marah kaum puritan dan Gubernur Bradford berbicara menentang 'praktik-praktik mengerikan dari orang-orang Bacchanalian yang gila'.

Akhirnya, pemukiman tersebut dibakar, tiang mayat mereka ditebang, dan pemimpin mereka dideportasi. Meskipun demikian, hari libur ini tetap diperingati di zaman modern.

Baru kemudian Hari Buruh Internasional muncul pada akhir abad ke-19 untuk memperingati perjuangan delapan jam kerja sehari.

Hari Buruh Internasional diciptakan setelah sebuah insiden pada tahun 1886, yang disebut Haymarket Affair. Dalam insiden ini, para anarkis dalam gerakan buruh di Chicago dieksekusi secara tidak adil setelah pengeboman.

Kemudian Presiden Cleveland menetapkan Hari Buruh sebagai hari libur di bulan September untuk memisahkan hari tersebut dari implikasi radikal Hari Pekerja Internasional.

Perayaan Hari Buruh di Berbagai negara

Hingga kini Hari Buruh Internasional dirayakan di sebagian besar negara di dunia dan  dirayakan di sebagian besar negara di seluruh dunia. Di Inggris dan Irlandia, hari libur bank tidak ditetapkan pada tanggal 1 Mei, melainkan dirayakan pada hari Senin pertama di bulan Mei.

Pada abad ke-20, hari libur ini mendapat dukungan resmi dari Uni Soviet, dan juga dirayakan sebagai Hari Solidaritas Pekerja Internasional, terutama di beberapa negara Komunis.

Perayaan Hari Buruh di Berbagai negara (Unsplash)

Perayaan Hari Buruh di negara-negara komunis selama era Perang Dingin sering kali terdiri dari parade militer besar-besaran dengan persenjataan terbaru yang dipamerkan serta pertunjukan rakyat biasa untuk mendukung pemerintah.

Anehnya (mengingat asal usul tanggal 1 Mei), Amerika Serikat merayakan Hari Buruh pada hari Senin pertama di bulan September (1 Mei adalah Hari Kesetiaan, hari libur yang sah namun tidak diakui secara luas di Amerika Serikat).

Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa alasannya adalah untuk menghindari peringatan kerusuhan yang terjadi pada tahun 1886. Adopsi May Day oleh komunis dan sosialis sebagai hari libur utama mereka telah menjadi alasan lain untuk penolakan resmi terhadap perayaan buruh May Day di Amerika.

Sementara itu, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Belanda juga merayakan Hari Buruh pada tanggal yang berbeda; meskipun hal ini berkaitan dengan asal mula hari libur tersebut di negara-negara tersebut.

Fakta lainnya adalah momen May Day telah lama menjadi titik fokus untuk demonstrasi oleh berbagai kelompok komunis, sosialis, dan anarkis.

Selain sejarah hari buruh internasional, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman