Berbagai Kelebihan Diet Rendah Lemak untuk Kesehatan dan Berat Badan

ERA.id - Salah satu cara yang tepat untuk menurunkan berat badan sekaligus menjaga kesehatan adalah diet rendah lemak. Ini merupakan pola makan dengan pembatasan jumlah asupan lemak. Berbagai kelebihan diet rendah lemak bisa didapatkan jika dilakukan dengan tepat.

Dikutip Era.id dari buku Low Fat Diet, ketika seseorang melakukan diet rendah lemak, sumber kalori dari lemak hanya sebatas 30 persen. Secara umum, diet rendah lemak dilakukan untuk menurunkan berat badan atau mengurangi kolesterol di tubuh demi kesehatan jantung.

Contoh makanan rendah lemak (pixabay)

Meski demikian, Anda harus tahu bahwa lemak adalah salah satu hal yang penting bagi tubuh. Akan tetapi, jumlah dan konsumsinya perlu di batasi. Asupan lemak berlebih bisa meningkatkan kadar kolesterol. Hal ini bisa memicu penyakit stroke dan jantung.

Dalam diet rendah lemak, makanan yang dikonsumsi adalah makanan yang memang rendah lemak atau bebas lemak, misalnya sayuran dan buah-buahan. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh makan makanan berlemak sama sekali. Anda tetap bisa mengonsumsi dada ayam, putih telur, dan susu (serta turunannya) yang rendah lemak.

Kelebihan Diet Rendah Lemak bagi Kesehatan

1. Menurunkan berat badan

Diet ini tidak memberikan efek penurunan berat badan drastis layaknya diet rendah karbohidrat. Meski demikian, diet ini dapat membantu membatasi asupan kalori.

Pasien obesitas yang diet rendah lemak bisa mengurangi asupan kalori berlebih yang asalnya dari lemak. Pengurangan asupan lemak bisa menurunkan berat badan secara perlahan.

2. Penurunan risiko penyakit jantung

Asupan makanan berlemak secara berlebihan bisa meningkatkan kadar lemak dan kolesterol jahan di dalam darah. Dalam jangka panjang, kolesterol tinggi di tubuh bisa memicu penyakit jantung.

3. Cegah komplikasi multiple sclerosis

Multiple sclerosis adalah penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat. Penandanya adalah masalah keseimbangan, kelelahan kronis, dan kesemutan atau mati rasa.

Pasien multiple sclerosis disarankan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, rendah lemak, serta berserat tinggi. Berdasarkan penelitian yang dimuat jurnal Multiple Sclerosis and Related Disorder, diet rendah lemak bisa membantu mengurangi gejala kelelahan kronis dan memperbaiki profil lipid (jumlah lemak tubuh) pasien multiple sclerosis.

4. Cegah kanker

Diet rendah lemak diketahui berhubungan dengan pencegahan penyakit kronis, seperti kanker prostat, kanker paru-paru, dan kanker payudara. Diet rendah lemak merupakan salah satu cara untuk mengurangi asupan lemak jenuh dan beralih ke lemak tak jenuh agar risiko kanker menurun.