Hasto Ungkap Asal Usul Nama AHY Masuk Bursa Cawapres Ganjar

ERA.id - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkap asal usul munculnya nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai salah satu kandidat calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Menurutnya, hal itu berdasarkan hasil komunikasi Ketua DPP PDIP Puan Maharani dengan fraksi-fraksi yang ada di DPR RI. Diketahui, Puan juga menjabat sebagai Ketua DPR RI periode 2019-2024.

"Di DPR ini semua dilatih untuk menjalin suatu komunikasi apalagi Mbak Puan dalam kapasitas sebagai ketua DPR RI. Sehingga berkomunikasi, berkoordinasi dengan seluruh fraksi itu merupakan keseharian kepemimpinan yang dilakukan oleh Mbak Puan, dari situlah nama itu muncul," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (8/6/2023).

Lagipula, berbeda pilihan politik tak berarti harus menutup ruang dialog.

"Sehingga tentu saja dialog meskipun ada perbedaan posisi politik itu, suatu hal yang sangat penting. Karena politik ini harus membuka ruang dialog," imbuhnya

Dia menambahkan, PDIP menghormati kedaulatan setiap partai politik. Dia lantas mencontohkan antara Iran dan Arab Saudi oleh campur tangan Tiongkok, bisa bertemu sebagai dua negara yang selama ini bertikai ternyata mampu melakukan perundingan.

"Prinsipnya didalam membangun kerja sama kami menghormati kedaulatan setiap parpol, tapi upaya untuk merajut suatu kebersamaan terus dilakukan, baik itu juga dengan Golkar kemudian dengan PKB, dengan PAN, dan juga terakhir Perindo itu juga kami lakukan terus menerus secara intens," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani membeberkan 10 kandidat calon wakil presiden (cawapres) untuk menjadi pendamping Ganjar Pranowo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Pencawapresan, nama kan banyak, ada 10," kata Puan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selaran, Selasa (6/6).

Sejumlah nama yang masuk dalam radar cawapres unuk Ganjar antara lain Menko Polhukam Mahfud M, Menko Perejonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohirmh, Meenparekraf Sandiaga Uno, hingga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurtiyudhyono (AHY).

"Kalau boleh saya sebut yang ada di media, ada Pak Mahfud sudah masu namanya. Pak Erick Thohir, Pak Ridwan Kamil, Pak Sandiaga Uno, kemudian ada Pak AHY sudah masuk kan?Pak Airlangga juga," paparnya.