Intip Tiga Kandidat Kuat Pengganti KSAD Dudung, Siapa Saja?

ERA.id - Sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan, usia pensiun perwira tinggi TNI yaitu 58 tahun. Adapun usia dari Laksamana Yudo Margono, Panglima TNI akan memasuki 58 tahun pada tanggal 26 November 2023 nanti. Sementara itu, pada 19 November Jenderal Dudung Abdurachman akan memasuki usia 58 tahun. Lantas siapakah kandidat kuat pengganti KSAD Dudung?

Melihat hal tersebut, Anton Aliabbas, pengamat militer dari Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE), menjelaskan terdapat tiga sosok kandidat kuat pengganti Jenderal Dudung, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Jenderal Dudung sendiri akan memasuki pensiun pada tanggal 19 November 2023.

Kandidat Kuat Pengganti KSAD Dudung

Tiga sosok tersebut antara lain Wakil Kepala Staf TNI AD (Wakasad) Letnan Jenderal (Letjen) Agus Subiyanto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lejten Suharyanto, dan yang terakhir Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD (Pangkostrad) Letjen Maruli Simanjuntak.

KSAD jenderal TNI Dudung Abdurachman (Dok.BPMI)

Anton menjelaskan, tiga perwira tinggi (pati) tersebut dimasukkan sebagai kandidat kuat karena berdasarkan pakem Presiden Joko Widodo.

“Secara normatif, semua perwira tinggi bintang tiga (matra darat) punya peluang untuk ditunjuk sebagai KSAD mendatang,” jelas Anton .

“Meski demikian, Jokowi kelihatannya akan meneruskan pakem memilih sosok yang pernah bekerja dengannya sebelum menjabat pos strategis,” lanjutnya.

Berdasarkan catatan, Agus Subiyanto termasuk mantan Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan Komandan Kodim 0735/Surakarta saat Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Surakarta.

Ketiga Kandidat Pernah Bekerja Sama dengan Jokowi

Adapun Suharyanto pernah menduduki jabatan sebagai Sekretaris Militer Presiden. Berikutnya, Maruli yang pernah menjabat sebagai Danpaspampres. Dari latar belakangnya, ketiga kandidat tersebut pernah menjalin kerja sama dengan Jokowi.

“Mengingat tiga sosok ini telah memiliki kualifikasi dan rekam jejak penugasan yang relatif seimbang, maka faktor subjektivitas Jokowi akan lebih kuat menjadi pertimbangan dalam penunjukan sosok KSAD berikutnya,” jelas Anton.

Anton menambahkan, KSAD pengganti Dudung juga memiliki potensi menggantikan Laksamana Yudo Margono menjadi Panglima TNI berikutnya.

Namun hal tersebut dapat terjadi dengan syarat, Dudung harus lebih dulu pensiun ketimbang Yudo.

“Dengan kata lain, apabila pergantian pejabat KSAD dilakukan dalam waktu dekat, sosok tersebut berpeluang besar mengisi jabatan Panglima TNI,” lanjut Anton.

Demikianlah ulasan tentang kandidat kuat pengganti KSAD Dudung yang akan memasuki usia pensiun pada bulan November tahun ini.

Ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Kalo kamu mau tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…