Usai Disomasi Gegara Lecehkan Teks Proklamasi, Syakir Daulay: Ya Allah, Ada Aja Ujiannya

ERA.id - Syakir Daulay hingga kini belum buka suara terkait somasi atas dirinya yang dinilai melecehkan teks proklamasi. Namun, pasca permasalahan ini mencuat, Syakir mengunggah satu postingan baru di Instagram-nya.

Artis berusia 21 tahun itu mengunggah sebuah video berita yang memuat kabar dirinya disomasi atas pelecehan teks proklamasi. Ia disomasi oleh Ikatan Alumni Mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) dan Advokat Perkumpulan Pengacara Islam dan Penasehat Hukum Islam Indonesia (PPIPHI)

Pada unggahan video berita yang memuat dirinya itu, Syakir Daulay pun lantas berdoa. Ia meminta agar dikuatkan untuk menghadapi kasus ini.

"Ya Allah adaaa aja. Perjuangan, perjuangan, ada aja ujiannya. Ya Allah kuatkanlah hambamu ini ya Allah," tulis Syakir Daulay pada keterangan unggahannya, Kamis (31/8/2023).

Meski demikian, unggahan Syakir Daulay ini malah membuatnya semakin menuai kritikan netizen. Banyak netizen mengatakan bahwa ia memang bersalah dan meminta untuk tidak membawa agama di kasus tersebut.

"Gausah bawa2 Allah deh. Lu pikir dgn kesalahan lu trs bawa2 Allah seolah2 lu kena ujian, bikin org takjub gtu buat lu? Malah illfeel trs jd aneh aja lihat org ke lu Kir," kata salah satu netizen.

"Proklamasi bukan becandaan bg gak lucu," ucap yang lain.

"Perjuangan apa sih, ini bukan ujian LOL. Lu yg cari masalah," sambung yang lainnya.

Sebagai informasi, Syakir Daulay disomasi dan tuai kritikan usai memparadonian teks proklamasi lewat sebuah video. Ia berpenampilan seperti tokoh proklamator Indonesia, yakni Soekarno lengkap dengan mengenakan peci.

Suasana seolah saat proklamasi semakin terasa dengan bendera merah putih menjadi latar belakang video tersebut. Ternyata video tersebut merupakan bagian promosi dari film terbaru Syakir Daulay, Imam Tanpa Makmum.

Tak hanya itu, Syakir Daulay bahkan membacakan teks promosi film tersebut, yang meniru gaya pembacaan teks proklamasi. Namun, pada teks itu ia membahas tentang seorang jomlo, yang berujung pada promosi filmnya.