Inilah Tanda Bayi Siap Duduk dan Dukungan yang Perlu Diberikan Orang Tua

ERA.id - Pertumbuhan dan perkembangan bayi berjalan secara bertahap. Secara umum, seorang bayi mampu melakukan aktivitas tertentu saat memasuki rentang usia tertentu, misalnya duduk sendiri. Orang tua perlu tahu tanda bayi siap duduk sendiri agar bisa memberikan bantuan yang tepat.

Pemberian bantuan harus dilakukan dengan benar dan pada waktu yang tepat. Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh orang tua terkait hal ini adalah berkonsultasi dengan dokter anak. Namun, orang tua juga bisa mengamati tanda-tanda si kecil siap duduk.

Mengenali Tanda Bayi Siap Duduk Sendiri

Tanda pertama bayi segera duduk sendiri adalah saat si kecil mampu menopang kepalanya sendiri saat berada dalam posisi tengkurap. Biasanya bayi yang sudah siap duduk lebih sering mengangkap badan saat diposisikan tengkurap. Gerakan bayi mirip dengan orang push-up.

Sejumlah bayi bahkan langsung berhuling saat berada dalam posisi tengkurap. Oleh sebab itu, orang tua harus mengawasi buah hati dengan baik agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan. Jika ingin meninggalkan bayi sendiri, pastikan dia aman. Bayi yang diletakkan di atas kursi atau atas ranjang rawan jatuh jika sedang berguling.

Terkait waktunya, bayi bisa duduk dalam waktu yang berbeda-beda. Itu karena tumbuh kembang dan kemampuan masing-masing bayi tidaklah sama. Anda tak perlu khawatir jika anak tetangga (yang seusia dengan anak Anda) sudah bisa duduk, tetapi anak Anda belum.

Ada bayi yang mampu duduk tegak saat berusia 7 bulan, tetapi ada pula yang mampu duduk tegak saat berusia 9 bulan. Berdasarkan studi Denver II Developmental Milestones, usia rata-rata bayi mampu duduk sendiri dengan posisi tegak adalah 8 bulan. Jika anak Anda belum bisa duduk dengan posisi tubuh tegak saat berusia 8—9 bulan, Anda tak perlu khawatir. Lakukan konsultasi dengan dokter anak untuk memantau tumbuh kembang si kecil.

Tahapan Duduk Bayi

Dilansir BabyCenter, berikut adalah tahapan duduk bayi berdasarkan usia.

  • Usia 4—5 bulan

Bayi berusia 4—5 bulan akan mulai menunjukkan kemampuan untuk duduk meski hanya beberapa detik. Di usia ini, bayi akan berusaha menahan kepalanya dengan stabil.

  • Usia 6—8 bulan

Saat menginjak usia 6 hingga 8 bulan, bayi biasanya sudah bisa duduk tanpa bersandar pada tangan, tetapi masih agak kurang seimbang. Perlahan-lahan, bayi mulai lancar mengubah posisi dari berbaring ke duduk atau sebaliknya. Bayi juga sudah bisa merangkak dan merambat.

  • Lebih dari 8 bulan

Saat anak telah berusia lebih dari 8 bulan, bayi bisa duduk dengan baik. Bayi juga sudah tahu cara mengubah posisi duduk dengan lebih lancar.

Tips Membantu Bayi Belajar Duduk

  • Perbanyak latihan

Orang tua tak cukup mengetahui kapan bayi bisa duduk, tetapi juga perlu menstimulasi tumbuh kembangnya secara rutin. Dalam hal ini, orang tua perlu meluangkan waktu untuk membantu bayi berusaha merangkak, tengkurap, dan duduk.

Orang tua sebaiknya aktif membantu bayi dalam latihan, bukan membiarkannya. Orang tua perlu selalu ada di samping buah hari agar bisa mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

  • Tummy time di playmat

Orang tua juga perlu menstimulasi bayi untuk menguatkan otot leher, punggung, dan bahu, salah satu caranya dengan rutin melakukan tummy time. Orang tua mungkin memang sudah tau kapan waktu bayi bisa mulai duduk, tetapi tummy time sudah bisa dilakukan sejak bayi berusia 3—4 bulan.

  • Memangku bayi

    Ilustrasi ayah memangku bayinya (pexels)

Ibu bisa menstimulasi bayi untuk belajar duduk sebelum bayi berusia 8 bulan. Selain melatih tummy time, hal yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk membantu bayi duduk adalah mendudukkan bayi di pangkuan orang tua. Sembari memangku bayi, orang tua bisa membaca buku cerita, mencoba permainan dengan banyak gerakan, atau menyanyikan lagu.

  • Perhatikan keamanan

Orang tua juga perlu memantau dan memastikan keamanan bayi. Keseimbangan adalah hal yang penting saat bayi latihan duduk. Risiko serius akibat jatuh atau terpentok bisa meningkat bayi latihan duduk tanpa pengaman di sekelilingnya.