Kenapa Tidak Boleh Cabut Gigi Saat Hamil? Simak Penjelasan Berikut Sebelum Overthinking

ERA.id - Masyarakat sempat dibuat khawatir dengan larangan mencabut gigi saat sedang hamil karena bisa berakibat tidak baik. Namun, kenapa tidak boleh cabut gigi saat hamil?

Kehamilan mengubah kondisi mulut wanita. Perubahan hormon saat hamil bisa meningkatkan peluang terkena penyakit gusi dan masalah gigi yang lain. Ibu hamil sebaiknya melakukan pemeriksaan dan pembersihan secara teratur di dokter gigi selama masa kehamilan.

Apakah hal tersebut menjadi alasan pencabutan gigi tidak boleh dilakukan saat seorang wanita hamil? Dilansir American Dental Association dan lembaga kesehatan yang lain, pencabutan gigi saat hamil adalah hal yang aman. Meski demikian, hal tersebut harus mempertimbangkan beberapa hal.

Kenapa Tidak Boleh Cabut Gigi Saat Hamil?

Salah satu alasan masyarakat khawatir cabut gigi saat hamil adalah pemikiran kuno soal pemberian perawatan gigi kepada wanita hamil. Dilansir The New York Times, banyak dokter gigi yang mendapatkan pengajaran bahwa perawatan kepada wanita hamil adalah hal yang tidak aman sehingga dokter-dokter tersebut menolak memberikan perawatan gigi kepada wanita hamil, tanpa memperhatikan kondisi gigi tersebut.

Ilustrasi wanita hamil (pexels)

Anestesi lokal mungkin tidak masalah bagi bayi di dalam kandungan selama proses pencabutan gigi, tapi bagaimana dengan anestesi yang lebih intens, misalnya sedasi IV atau anestesi umum?

National Maternal and Child Oral Health Resource Center menjelaskan bahwa beberapa jenis obat penendang atau anestesi umum bisa digunakan dengan pertimbangan praktisi perawatan prenatal. Namun, secara umum wanita disarankan menghindari obat penenang dan anestesi umum selama masa kehamilan.

Selain itu, pencabutan gigi selama masa kehamilan harus memperhatikan waktu. Berdasarkan rekomendasi American Pregnancy Association, perawatan gigi yang dibutuhkan bisa dilakukan pada trimester kedua dan menunda perawatan yang tidak penting hingga masa pasca-melahirkan.

Saat masuk trimester ketiga, ibu hamil mungkin sangat tidak nyaman untuk berbaring sambil melakukan pencabutan gigi. Ibu hamil juga bisa melakukan perawatan gigi pada trimester pertama. Berdasarkan penelitian JADA, perawatan gigi pada trisemester pertama memanfaatkan anestesi lokal.

Lalu, bagaimana jika kondisi gigi sudah pada taraf darurat atau gawat sehingga perlu segera dicabut? Dilansir Colgate, hal tersebut tidak masalah untuk dilakukan pada trimester mana pun. Segera mencabut gigi yang terinfeksi atau rusak parah akan lebih baik bagi ibu hamil dan bayi daripada membiarkannya bernanah di mulut.

Perawatan saluran akar atau pembersihan rutin adalah hal yang penting bagi kesehatan ibu hamil dan bayi Anda sehingga orang tua tidak boleh mengabaikan kesehatan gigi selama masa kehamilan. Selain itu, hal tersebut harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan dan dokter gigi Anda karena kondisi masing-masing orang bisa berbeda.

Itulah beberapa informasi untuk menjawab kenapa tidak boleh cabut gigi saat hamil. Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya, ikuti terus berita Era.id