Kronologi Tawuran di Muntilan, Magelang yang Melibatkan Simpatisan PDIP dan PPP

ERA.id - Pada Minggu sore (15/10/2023), terjadi bentrok antara dua kelompok di Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lantas bagaimana kronologi tawuran di Muntilan, Magelang tersebut?

Beberapa video yang menggambarkan kejadian saat bentrokan berlangsung di Muntilan tersebar di platform media sosial seperti X dan Twitter. Insiden ini sempat berdampak pada kemacetan lalu lintas di jalan Magelang-Yogyakarta.

Kronologi Tawuran di Muntilan, Magelang

  1. Viral di Media Sosial

Pada Minggu (15/10) sore, terjadi bentrokan antara Laskar PDIP dan Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) PPP di kawasan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Bentrokan ini telah menjadi viral di media sosial.

  1. Bermula dari Sawitan

Kejadian ini bermula ketika salah satu kelompok mengadakan kegiatan di Lapangan Soepardi di Sawitan, Magelang. Setelah kegiatan tersebut selesai sekitar pukul 15.00 WIB, kelompok ini pulang melalui jalan provinsi menuju arah Yogyakarta.

  1. Terjadi Gesekan

Saat dalam perjalanan pulang, kelompok PDIP berpapasan dengan kelompok lain (PPP), yang kemudian memicu terjadinya gesekan.

Gesekan pertama terjadi di Jalan Batikan, Mungkid, Magelang, mungkin karena adanya kesalahpahaman di antara kedua kelompok tersebut. Beberapa video yang merekam situasi saat bentrokan terjadi cepat menyebar di media sosial, termasuk Twitter.

kelompok PDIP berpapasan dengan kelompok lain (PPP)
  1. Membuat Macet

Kericuhan ini juga berdampak pada kemacetan lalu lintas di jalan Magelang-Yogyakarta. Menurut keterangan, dalam insiden tersebut, seorang anggota GPK Militan mengalami luka akibat lemparan batu yang diduga dilakukan oleh warga dari Pabelan Mungkid. Setelah itu, laskar BSM Jogja melanjutkan perjalanan mereka.

  1. Tawuran Berlanjut

Setelah itu, tawuran berlanjut di depan kantor DPC PDIP Prumpung Muntilan. Tawuran kedua ini dipicu oleh penghadangan oleh anggota GPK Militan. Konflik antara kedua kelompok ini berawal dari pertengkaran di lokasi sebelumnya yang akhirnya berlanjut hingga di lokasi kedua. Aksi tersebut ditandai dengan pemblokiran jalan dan berakhir dalam tawuran kembali.

  1. Rombongan Dicegat

Pasca-insiden tersebut, kelompok GPK Militan bersama Anang Imamudin dan anggotanya mencoba menghalangi kelompok BSM di Jalan Pemuda, dengan upaya untuk menghentikan mereka dalam perjalanannya dari Yogyakarta.

  1. Bentrok di Tape Ketan Muntilan

Kemudian, terjadi adu mulut antara Anang Imamudin dan anggota Laskar Brigodo Wirodigdo dari Yogyakarta. Konflik tersebut cepat beralih ke tindakan fisik, dengan kedua kelompok melemparkan batu di Jalan Pemuda, khususnya di depan sebuah toko yang menjual oleh-oleh tape ketan.

Saat ini, situasi di Muntilan telah berhasil dikendalikan setelah terjadinya bentrokan antara BSM dan GPK Militan.

  1. Sudah Kondusif

Komisaris Polisi Rifeld Constantien Baba, yang menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Magelang, mengkonfirmasi bahwa aparat TNI dan Polri telah turun ke lokasi tawuran guna mengendalikan situasi.

Sementara itu, Kapolresta Magelang, Komisaris Besar Polisi Ruruh Wicaksono, juga ikut turun langsung untuk meredakan ketegangan.

Rifeld menjelaskan bahwa tim gabungan dari TNI dan Polri telah dikerahkan secara lengkap, sehingga situasi di lokasi sudah dalam kendali. Selain itu, para pihak yang terlibat dalam keributan sudah ada perwakilan untuk melaksanakan mediasi dalam upaya penyelesaian masalah tersebut.

Selain kronologi tawuran di muntilan, magelang, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…