Negara yang Paling Sulit Dikunjungi, Salah Satunya Palestina

ERA.id - Tentunya banyak orang yang berkeinginan untuk plesir ke luar negeri. Apalagi jika ke negara-negara yang tidak banyak wisatawan berkunjung ke sana. Hal itu tentunya menjadi tantangan dan pengalaman menarik jika seseorang berhasil berwisata ke sana. Namun, tahukah Anda, ternyata ada beberapa negara yang paling sulit dikunjungi.

Nah, di bawa ini adalah 5 negara yang paling sulit dikunjungi wisatawan.

Negara yang Paling Sulit Dikunjungi

Korea Utara

Salah satu negara yang paling sulit dikunjungi adalah Korea Utara (Korut). Negara ini dikenal dengan aturannya yang sangat ketat. Pemerintah di negara tersebut sangat mengisolasi negaranya, sehingga masyarakatnya tidak dapat mengetahui dunia luar.

Namun, jika Anda benar-benar ingin pergi ke Korea Utara, katakanlah untuk keperluan liburan, maka Anda harus bersiap-siap ribet dalam mengurus visanya. Tentunya membutuhkan waktu yang sangat lama, bahkan cukup sulit. Mengingat kedutaan negara lain di Korut sangatlah terbatas.

Selanjutnya jika Anda berhasil datang ke Korea Utara, maka Anda akan langsung diperkenalkan deretan peraturan yang harus ditaati oleh turis.

Selain itu, Anda hanya diperbolehkan bepergian ke tempat yang sudah ditentukan. Tak ada turis yang diperbolehkan bepergian sendirian, tanpa ditemani oleh pemandu wisata lokal.

Palestina

Negara yang cukup sulit untuk dikunjungi berikutnya adalah Palestina. Jika hendak pergi ke negara tersebut, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, termasuk soal pemilihan pintu masuk ke negara tersebut.

Sebab, para wisatawan yang ingin berkunjung ke Palestina melalui jalur Israel harus memerhatikan tanggal kedaluarsa visa. Selanjutnya penjagaannya yang cukup ketat, dan riskan terkena imbas konflik antara dua negara tersebut.

Adapun bagi yang ingin datang ke Palestina melalui Yordania, maka harus terbang ke bandara di Amman lebih dulu. Kemudian melakukan perjalanan darat ke perbatasan Yordania-Israel, dikenal dengan Jembatan Allenby. Perbatasan tersebut beroperasi setiap Minggu hingga Kamis, pukul 8 pagi hingga 8 malam waktu setempat.

Ilustrasi Palestina. (Wikimedia Commons/Ahmed Abu Hameeda)

Iran

Iran juga termasuk salah satu negara yang cukup sulit untuk dikunjungi, sebab kawasan ini pun masih menjadi wilayah konflik. Untuk permohonan visa masuk ke negara satu ini, dibutuhkan kode otorisasi resmi yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Iran.

Selain itu, kode tersebut diberlakukan pula untuk penyedia agen perjalanan resmi Iran. Hal ini berlaku jika Anda memiliki keperluan penting untuk masuk negaranya.

Catatan yang perlu digaris bawahi yaitu Iran tidak mengizinkan siapapun, jika sebelumnya pernah berkunjung ke Israel dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. Kebijakan ini untuk melindungi pemerintahan setempat, dan warga negaranya.

Namun sayangnya, pemegang paspor Amerika Serikat, Inggris, India, Irak, Yordania, Nepal, Pakistan, Kanada, Afghanistan, Bangladesh, Kolumbia, Somalia, dan Sri Lanka tidak dapat mengajukan visa on arrival. Namun, Indonesia masih bisa mengajukannya, meskipun memerlukan waktu cukup lama.

Afghanistan

Selanjutnya negara Afganistan atau sekarang yang dikenal dengan sebutan Islamic Republic of Afghanistan. Negara ini terkenal di dunia, sebagai salah satu negara yang tidak aman untuk dikunjungi.

Seperti yang kita ketahui, bahwa di negara ini tengah terjadi konflik yang sudah berlangsung bertahun-tahun lamanya.

Afghanistan terlibat perang dengan Amerika Serikat, selain itu, tingginya angka kejahatan membuat wilayah itu tidak direkomendasikan bagi para turis.

Namun, jika Anda tetap nekat ingin pergi ke Afghanistan, Anda harus berurusan dengan, pengajuan visa yang cukup sulit dan biayanya yang mahal. Terlebih dengan tingkat keselamatan dan keamanannya sangat minim.

Turkmenistan

Negara ini ada di Asia Tengah, berbatasan dengan Iran di bagian selatan dan Afghanistan di tenggara. Turkmenistan termasuk negara paling yang jarang dikunjungi oleh wisatawan, atau orang dari luar negeri sebab mempunyai kebijakan visa yang sangat kaku.

Namun hal itu dengan pengecualian, bagi pemegang paspor Kazakhstan atau Uzbekistan dan beberapa pengunjung dengan paspor diplomatik, maka masih memungkinkan dapat berkunjung ke Turkmenistan.

Selanjutnya, apabila ingin mengajukan visa ke negara tersebut, maka Anda harus mempunyai sponsor di Turkmenistan yang mampu menyediakan LOI (surat undangan) dan proses izin dokumennya dapat 20 hari lebih lamanya.

Demikianlah ulasan tentang negara yang paling sulit dikunjungi. Apakah ada negara yang menjadi tujuan wisata Anda?

Ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Kalo kamu mau tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…