Cara Mengetahui Kesegaran Telur, Lakukan Langkah-langkah Berikut!

ERA.id - Telur kerap menjadi bahan makanan yang distok untuk kebutuhan pangan keluarga. Meski praktis dan bergizi, sayangnya kesegaran telur juga menjadi masalah apabila disimpan terlalu lama.

Bagi Anda yang ingin menyetok telur sebagai bahan makanan, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengetahui kesegaran telur.

Cara Mengetahui Kesegaran Telur

Melansir dari Medical News Today, infeksi Salmonella merupakan risiko utama jika Anda mengonsumsi telur yang kualitasnya sudah buruk atau busuk. Infeksi ini akan menyebabkan kram perut, diare, demam dan muntah. 

Oleh sebab itu, Anda perlu memeriksa stok telur di rumah dan segera pisahkan jika memang ada yang sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Simak cara mengetahui kesegaran telur di bawah ini:

Periksa tanggal kedaluwarsa

Membeli telur kemasan di supermarket memang tidak selalu buruk. Mungkin harganya sedikit di atas telur yang Anda dapatkan di warung kelontong, tetapi Anda bisa mengontrol sampai kapan telur harus habis. Cara paling mudah untuk mengetahui hal tersebut yaitu dengan memeriksa tanggal kedaluwarsa kemasan telur.

Pada umumnya, pada kemasan tercantum informasi 'tanggal jual sebelum' yang menunjukkan berapa lama telur harus terjual. Mengutip Healthline, walaupun sudah melampaui tanggal ini, belum tentu telur sudah rusak. Selanjutnya tanggal kedaluwarsa membantu Anda dalam menentukan kesegaran telur. Jika Anda masih ingin mengonsumsi telur, hal ini boleh saja dilakukan selama aroma dan penampakan telur masih bagus.

Rendam dalam air

Metode satu ini akan membantu Anda dalam menentukan kualitas dan kesegaran telur tanpa harus memecahkannya terlebih dahulu. Anda cukup menyediakan mangkuk atau baskom yang sudah berisi air dingin. Selanjutnya, masukkan telur dan amati apa yang terjadi.

  • Jika telur tenggelam dengan posisi miring di dasar baskom, ini berarti telur masih segar. Melansir dari Epicurious, telur yang lebih segar mengandung sedikit udara di bawah kulit telur, sehingga telur akan tenggelam hingga ke dasar baskom.
  • Jika telur tenggelam dengan posisi berdiri, ini tidak masalah. Semakin lama telur disimpan, maka akan semakin banyak cairan dalam telur menguap, meninggalkan kantong udara untuk menggantikannya sehingga telur dalam posisi 'berdiri'.
  • Jika telur mengapung, berarti hal ini menunjukkan telur sudah tidak layak konsumsi. Telur mengapung berarti ada cukup udara untuk membuatnya berada di permukaan. Ini tidak baik dikonsumsi.

Lihat tampilan telur

Penampakan telur juga menentukan kelayakan telur untuk dikonsumsi. Sebelum dipecahkan, Anda bisa melihat tampilan luarnya. Jika terdapat retakan, dan terdapat serbuk pada cangkang sebaiknya Anda sisihkan telur tersebut. Serbuk pada cangkang telur mengindikasikan adanya kemunculan jamur.

Selanjutnya, pecahkan telur dan periksa kondisi warna putih dan kuning telur. Perubahan warna termasuk kemunculan warna agak pink, biru, hijau atau hitam pada bagian putih atau kuning telur juga menjadi ciri dari pertumbuhan bakteri.

Ilustrasi (Monserrat Soldú /Pexels)

Periksa aromanya

Cara lain yang dapat dilakukan untuk memeriksa kondisi telur yaitu dengan memecahkannya dan cium aromanya. Namun, cara ini dapat dilakukan jika Anda memang berniat mengolah telur setelahnya.

Ketika telur dipecahkan lalu Anda mencium bau asam, busuk maka telur sudah tidak dapat konsumsi. Anda tidak akan mencium bau tak sedap dari telur yang masih segar.

Kocok telur

Masih dalam kondisi utuh, Anda bisa mengocok telur sambil mendekatkan ke telinga. Jika Anda mendengar ada suara tertentu, hal ini menunjukkan kuning telur sudah encer dan tua. Namun jika Anda tidak mendengar suara apapun, berarti telur masih segar.

Demikianlah ulasan tentang cara mengetahui kesegaran telur yang layak untuk digunakan. Semoga ulasan ini bermanfaat!

Ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Kalo kamu mau tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…