Bahan-Bahan Air Rebusan untuk Mengatasi Sesak Napas

ERA.id - Sesak napas merupakan sebuah gejala yang menjadikan seseorang sulit untuk bernapas. Jika tidak segera ditangani, sesak napas akan mengundang sejumlah risiko penyakit lain yang lebih parah, misalnya asma, hipoksia, hingga penyakit jantung.

Ada banyak cara untuk mengobati sesak napas, baik dengan cara medis ataupun dengan ramuan tradisional. Jika Anda lebih suka dengan menggunakan herbal, Anda bisa menggunakan air rebusan untuk sesak napas. Untuk selengkapnya, simak ulasan di bawah ini.

Air Rebusan untuk Sesak Napas

Ada bahan-bahan alami yang dapat diolah sebagai obat herbal untuk mengobati sesak napas. Berikut jenis-jenisnya:

Jeruk Nipis

Buah yang terasa sangat asam ini memiliki kandungan yang berguna untuk kesehatan tubuh, salah satunya yaitu meredakan sesak napas. Diambil dari buku 250 Tanaman Berkhasiat Obat, jeruk nipis memberikan sejumlah manfaat seperti mengobati batuk, sembelit, flu, dan juga sembelit.

Cara meraciknya juga terbilang mudah, simak langkah-langkahnya berikut.

  • Sediakan satu buah jeruk nipis segar.
  • Potong jeruk nipis menjadi beberapa bagian, kemudian peras ke dalam gelas.
  • Parut 2 siung bawang merah dan tuangkan ke dalam gelas.
  • Selanjutnya, masukkan 1 sdt kopi bubuk dan 1 gula batu ke dalam gelas.
  • Jika sudah, seduh dengan air panas lalu saring agar ampasnya tidak terminum.
  • Konsumsi ramuan jeruk nipis tersebut setiap hari setelah sarapan.

Teh Jahe

Melansir situs The Healthy, minum teh jahe diyakini mampu meredakan sesak napas. Jahe menjadi salah satu tanaman rempah-rempah yang memberikan banyak khasiat untuk tubuh.

Anda bisa mendapatkan teh jahe di mana pun, baik di toko online ataupun offline. Namun, Anda juga bisa meracik bahan-bahannya secara mandiri. Caranya adalah sebagai berikut.

  • Kupas dan potong 2-3 ruas jahe.
  • Selanjutnya, rebus jahe di dalam air selama 10 menit.
  • Tuang air rebusan tersebut ke dalam gelas dan tambahkan madu secukupnya.
  • Anda bisa mengonsumsi teh jahe selagi hangat sebanyak 2 kali sehari.
Ilustrasi jahe (Unsplash/Julia Vivcharyk)

Jati Belanda

Jati Belanda adalah salah satu jenis tanaman yang mempunyai berbagai manfaat untuk kesehatan. Sebab, tumbuhan herbal ini memiliki kandungan sejumlah senyawa, seperti alkaloid, flavonoid, saponin, hingga tanin yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit seperti sesak napas, sembelit, dan perut kembung.

Untuk meredakan sesak napas, umumnya bagian dari jati Belanda yang digunakan adalah bijinya. Berikut cara pengolahannya.

  • Ambil biji jati Belanda, dan bersihkan dengan air.
  • Lalu bakar biji tersebut selama beberapa menit sampai menghitam.
  • Jika sudah, lumatkan biji tersebut di dalam air dan tambahkan adas.
  • Konsumsi biji jati Belanda secara rutin agar sesak napas dapat hilang.

Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh atau belimbing sayur adalah salah satu jenis tanaman yang banyak digunakan sebagai menu makanan oleh masyarakat Indonesia. Memiliki cita rasa yang segar dan nikmat, belimbing wuluh sering dibuat sebagai bahan masakan utama, misalnya tongseng, garang asam, atau gulai ikan.

Namun, tahukah Anda, belimbing wuluh juga banyak dimanfaatkan sebagai obat herbal alami, salah satunya adalah untuk mengatasi sesak napas. Simak cara pengolahannya berikut ini.

  • Bersihkan belimbing wuluh dengan air.
  • Rebus sekitar 2-3 buah belimbing wuluh dengan air dan gula batu selama 10 menit.
  • Jika sudah, tuang air rebusan ke dalam gelas.
  • Konsumsi air rebusan belimbing wuluh selagi hangat sebanyak 2-3 kali sehari.

Bunga Kenanga

Bunga kenanga juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya mengobati sesak napas. Simak langkah-langkah cara meraciknya di bawah ini.

  • Sediakan 1/2 genggam bunga kenanga yang sudah dibersihkan, kemudian rebus di air panas selama 10 menit.
  • Jika sudah, tuang air rebusan bunga kenanga ke dalam gelas.
  • Selanjutnya, saring air rebusan daun kenanga.
  • Kemudian, air yang sudah disaring tadi boleh ditambahkan gula pasir sebanyak 1/2 sdm.
  • Konsumsi air rebusan bunga kenanga sebanyak 2 kali dalam sehari setiap pagi dan sore.

Demikianlah ulasan mengenai air rebusan untuk sesak nafas, semoga informasi ini bermanfaat!

Ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Kalo kamu mau tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…