Polisi Mesti Serius Gelar Tes Urine, Bukan Cuma Gimik Pencitraan
ERA.id - Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas meminta Polri tak cuma menjadikan tes urine sekedar gimik belaka atau pencitraan.
Dia mau tes urine tersebut dipakai mendeteksi penyalahgunaan narkoba secara serius demi menjaga marwah dan integritas institusi kepolisian.
"Tes urine jangan hanya jadi simbol atau pencitraan. Ini harus menjadi bagian dari komitmen nyata membersihkan internal," kata Hasbiallah dalam keterangan di Jakarta, Selasa kemarin.
Meski begitu, dia mendukung pimpinan Polri dalam menerapkan tes urine kepada anggotanya. Dia menekankan bahwa implementasi di lapangan harus transparan dan disertai pengawasan ketat. Selain itu, dia juga meminta agar sanksi terhadap anggota yang terbukti terlibat tidak pandang bulu.
"Penegakan hukum harus tegas, terbuka, dan tanpa kompromi. Ini penting untuk memulihkan dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri," kata dia.
Sebelumnya, Divisi Propam (Divpropam) Polri menerapkan tes urine secara serentak terhadap jajaran personel Polri menyusul masih adanya kasus penyalahgunaan narkoba oleh polisi.
Dalam pelaksanaannya, Polri pun menyatakan akan melibatkan fungsi pengawasan, baik internal maupun eksternal.
Hasil sejauh ini, sebanyak tiga personel di Polda Riau dinyatakan positif narkotika dan obat-obatan terlarang atau narkoba berdasarkan hasil tes urine serentak di lingkungan Polda dan Polres jajaran pada Senin (23/2). Tiga personel itu akan didalami lebih lanjut oleh pihak internal kepolisian.