Dulu Sering Marah Dibandingkan dengan Sang Ayah, Kiesha Alvaro Bersyukur Pilih Karier Jadi Aktor

ERA.id - Kiesha Alvaro mengungkap dirinya tidak pernah merasa pantas untuk menjadi generasi penerus sang ayah, Sigit Purnomo Said, di band Ungu. Keisha juga enggan menjadikan citra anak seorang musisi sebagai beban dalam berkarier. 

Putra sulung Pasha dan Okie Agustina ini menuturkan bahwa dalam membangun karier di industri hiburan, ia tidak pernah berpikir untuk menjadi generasi penerus band Ungu di masa mendatang. Ia juga tidak mau menjadikan latar belakang ayahnya sebagai beban di masa depan.

"Jujur sih nggak pernah merasa pantas sih buat jadi generasi Ungu karena mereka terlalu luar biasa, ayah-ayah kami. Tapi ya, kalau ngomongin darah ya memang gitu kan, maksudnya Ungu. Cuma saya nggak mau dijadikan sebagai beban buat saya nanti ke depannya," ujar Kiesha Alvaro saat ditemui beberapa waktu lalu di Senayan, Jakarta Pusat.

Bagi Kiesha, kariernya yang dibangun dari segi akting ini menjadi pembeda dari sang ayah. Ia pun merasa bersyukur mengambil jalur yang berbeda dari sang ayah sehingga bisa sedikit melepas citra seorang anak musisi. 

"Itu leganya aku sih sampai selama ini. Aku memilih jalur yang berbeda meskipun tetap ada selingan nyanyi," ungkapnya.

"Jadi nggak ada beban justru ketika punya nama besar orang tua yang memiliki nama besar," imbuhnya.

Lebih lanjut, Kiesha Alvaro menyadari meski dia tidak memiliki beban atas nama sang ayah, dirinya sadar akan terus dibanding-bandingkan dalam berproses. Tetapi ia tidak ingin memusingkan hal tersebut dan memilih untuk terus berprestasi.

"Kalau dulu sih marah ya, dulu sih bete. Cuma kalau sekarang sih, ya emang dia keren. Bandinginnya sama Anda dong, jangan sama bapak saya dong gitu. Kalau bapak saya sudah pasti keren," pungkasnya.