John Paul Ivan Akhirnya Melek Digital

Jakarta, era.id - Tahun 2015 lalu, mantan gitaris Boomerang yang dikenal dengan nama John Paul Ivan merilis album solonya dalam bentuk fisik. Cuma, karena dirilis secara terbatas, album itu hanya hanya bisa didengar orang sekelilingnya saja. 

John Paul Ivan mungkin tersadar kalau zaman sudah berubah. Dengan konsep digital, memungkinkan semua karya bisa didengar secara global. Sehingga di pertengahan 2019, ia merilis kembali album solonya dalam bentuk digital. Di bawah label Boleh Music, album bertajuk I am John Paul Ivan tersebut resmi bisa didengar di berbagai platform digital. 

"Album digitalnya ini kini dirilis oleh label Boleh Music dan bisa didengarkan melalui digital platform seperti Spotity, Joox, dan masih banyak lagi secara worldwide," tulis gitaris yang dipanggil JPI melalui rilis media yang diterima meja redaksi. 

Seraya mengikuti para gitaris solois ternama, JPI juga menggarap album ini secara instrumental. Konsep dasarnya memang perpaduan rock dan blues. Namun, JPI menggarap musik instrumentalnya yang membuat terdengar bernyanyi layaknya lagu instrumental milik Joe Satriani. 

"Album ini memiliki nuansa rock yang melodius. Berbagai teknik gitar seperti slides, finger tapping, pinched harmony sampai bending dengan iringan riff-riff gitar yang menggelegar tetapi tetap nyaman di telinga."

Salah satu lagu yang mewakili gaya bernyanyi itu adalah A Time To Remember. Meskipun tanpa lirik atau orang yang menyanyikan, pendengar tetap bisa menangkap maksud lagu tersebut. 

Riff dan melodi yang disuguhkan membawa kita dunia oriental di negeri Tiongkok jaman dahulu. Suara chant di antara melodi gitar membawa kita sedang menyaksikan para pendekar kung fu sedang menempuh latihan mereka di kuil shaolin sampai akhirnya mereka menjadi pendekar sungguhan. Makna sebuah perjalanan yang menyisakan memori yang tak bisa dilupakan.

Dalam keterangan lainnya, gitaris yang juga memperkuat RI 1 bersama mantan vokalis Boomerang, Roy Jeconiah tersebut menuturkan bahwa lagu pertama yang diciptakan untuk album ini berjudul Neiska Erotika yang direkam di studio 18 Jakarta, dilanjutkan Dancing With You dan Jerusalem di tahun 2007 silam di mana kemudian dari kedua lagu tersebut dibuatkan video musiknya. Wajar, album ini disebut juga sebuah perjalanan bergitarnya JPI.

"Album ini merupakan sebuah perjalanan panjang, sebuah eksistensi di musik yang dikemas berbeda,” tuturnya. 

Album 'I Am John Paul Ivan ' diproduksi sendiri secara indie label oleh JPI music, direkam di berbagai tempat dan waktu, di-mixing sendiri oleh JPI, dan dimastering oleh seorang mastering engineer bernama Gabriel Temmy. Sekarang, bersama Boleh Music album ini bisa dinikmati secara digital. 

 

Tag: album musik