Ada Kerusuhan, Kominfo Blokir Akses Internet Papua

Jakarta, era.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali melakukan throttling atau perlambatan akses/bandwidth pada layanan internet untuk sejumlah operator telekomunikasi di Papua dan sekitarnya. Hal ini menyusul peristiwa kerusuhan di sejumlah titik di Papua dan Papua Barat.

Perlambatan akses dilakukan secara bertahap sejak Rabu (21/8) WIT dan belum diketahui secara pasti hingga kapan pemblokiran ini berakhir. Namun biasanya akses internet akan kembali normal setelah situasi kembali kondusif. 

Plt Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu, mengatakan upaya pemblokiran akses internet oleh Kominfo dilakukan untuk mencegah peredaran hoaks atau berita palsu terkait kerusuhan yang terjadi.

"Untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan sekitarnya, setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI memutuskan untuk melakukan pemblokiran sementara layanan data telekomunikasi, mulai Rabu (21/8) hingga suasana tanah Papua kembali kondusif dan normal," kata Fernandus.

Pria yang akrab disapa Nando itu mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan hoaks, disinformasi, hingga ujaran kebencian berbasis SARA yang dapat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa.

<blockquote class="twitter-tweet"><p lang="in" dir="ltr">Siaran Pers No. 155/HM/KOMINFO/08/2019 tentang Pemblokiran Layanan Data di Papua dan Papua Barat <a href="https://t.co/GB8PKzhn53">https://t.co/GB8PKzhn53</a></p>&mdash; Kementerian Kominfo (@kemkominfo) <a href="https://twitter.com/kemkominfo/status/1164171303848255493?ref_src=twsrc%5Etfw">August 21, 2019</a></blockquote> <script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>

Adapun jaringan yang terkena dampak hanya dari layanan operator seluler saja. Telkomsel, jadi salah satu operator telekomunikasi di Indonesia yang mengonfirmasi bahwa mereka telah membatasi akses layanan data di wilayah Papua dan Papua Barat, seperti yang diminta Kominfo. Sementara layanan telepon dan SMS masih berfungsi normal.

Sebelumnya, Kominfo sempat melambatkan akses internet di beberapa wilayah Papua, Senin, 19 Agustus 2019. Perlambatan akses dilakukan untuk mencegah penyebaran hoaks yang menjadi pemicu aksi massa saat terjadi tindak anarkis di beberapa wilayah di Papua. 

Saat itu, Kominfo berhasil mengidentifikasi dua hoaks, yakni hoaks foto warga Papua tewas dipukul aparat di Surabaya dan hoaks yang menyebutkan bahwa Polres Surabaya menculik 2 orang pengantar makanan untuk mahasiswa Papua.

Tag: kemkominfo internet kkb papua