Luhut Binsar Pandjaitan si Menteri 'Serba Bisa', 3 Kali Rangkap Jadi Menteri

ERA.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan ad interim menggantikan Edhy Prabowo yang kini statusnya menjadi salah satu tersangka kasus suap izin ekspor benih lobster.

Penunjukan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri KP ad interim tersebut berdasarkan surat yang diteken Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Rabu (25/11). 

"Menko Luhut telah menerima surat dari Mensesneg yang menyampaikan bahwa berkaitan dengan proses pemeriksaan oleh KPK terhadap Menteri KKP, maka Presiden berkenan menunjuk Menko Maritim dan Investasi sebagai Menteri KKP ad interim," ujar Juru Bicara Kemenko Marves Jodi Mahardi kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

Bukan kali ini saja Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk menjadi 'menteri sementara'. Setidaknya, Luhut pernah tiga kali ditunjuk Presiden Jokowi untuk menggantikan menteri yang sedang kosong posisinya. Kesan 'menteri serba bisa' dan segalanya pun kian melekat kepada pria kelahiran Toba Samosir, Sumatera Utara, 73 tahun yang lalu itu.

Luhut pernah menjadi pejabat sementara (pjs) Menteri ESDM di tahun 2016. Ia menggantikan sementara Arcandra Tahar yang baru saja menjabat dan tersandung masalah kewarganegaraan.

"Menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Menko Kemaritiman sebagai penanggung jawab Menteri ESDM sampai diangkatnya menteri definitif," jelas Mensesneg Pratikno dalam jumpa pers di Istana Negara Jakarta, 15 Agustus 2016.

Kemudian, juga pernah ditunjuk menjadi Menteri Perhubungan 'sementara' belum lama ini karena Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat positif corona.

"Perlu kami sampaikan juga, tugas-tugas Kemenhub sangat berat sekarang ini. Presiden sudah menugaskan-mengangkat Menteri Perhubunganad interim, yaitu menko yang mengkoordinatori, yaitu Menko Maritim dan Investasi sebagai Menteri Perhubungan ad interim," kata Pratikno di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2020).

Terbaru, Luhut dipercaya Jokowi untuk menjalankan tugas Menteri Kelautan dan Perikanan karena Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait dengan urusan ekspor benih lobster atau benur oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Opung Luhut memang serba bisa..