Ketua Umum dan Wakil Dewan Pembina Gerindra Kini Jadi Pembantu Jokowi

ERA.id - Peta perpolitikan di Indonesia memang dinamis dan sulit ditebak. Usai menjadi rival Jokowi dalam pertarungan Pilpres 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno kini malah kompak menjadi pembantu Jokowi di Kabinet Indonesia Maju.

Menyusul tandemnya di Pilpres 2019, Prabowo yang lebih dahulu dilantik sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) pada Rabu (23/10/2019), kini giliran Sandiaga yang ditunjuk Jokowi sebagai pembantunya.

Sandiaga Uno ditunjuk Jokowi sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menggantikan Wishnutama. Bersamaan dengan lima nama menteri baru lain yang diumumkan Jokowi di Beranda Istana Negara, Selasa (22/12/2020).

Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi-Ma'ruf Amin saat mengumumkan enam menteri baru di Kabinet Indonesia Maju. (Foto: Istimewa)

"Saya ingin mengenalkan. Tapi saya kira kita semua sudah tahu yaitu Bapak Sandiaga Salahudin Uno. Beliau dulu Wagub DKI Jakarta, Ketua Hipmi, dan saat ini beliau akan kita berikan taggung jawab memimpin Kemenparekraf," kata Jokowi.

Untuk diketahui, saat ini Prabowo Subianto masih menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra. Diikuti Sandiaga Uno yang masih berstatus sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, bersama dengan anggota DPR RI Fraksi Gerindra Fadli Zon.

Sebelumnya, juru bicara Sandiaga Uno, Kawendra Lukistian tak membenarkan maupun membantah desas-desus terkait penunjukkan Sandiaga sebagai menteri. Dia hanya mengatakan siapa pun yang yang duduk di posisi ini haruslah orang yang tepat karena sektor ini terpukul akibat pandemi COVID-19.

"Siapa pun itu yang mengisi pos parekraf (Periwisata dan Ekonomi Kreatif) tentu harus orang yang tepat," ujar Kawendra saat dihubungi, Selasa (22/12/2020).

Kawendra mengatakan siapa pun yang menempati kursi Menparekraf harus mampu bekerja keras mendorong ekonomi kreatif dalam negeri. Apalagi Indonesia telah berhasil menginisiasi penetapan 2021 sebagai Tahun Internasional Ekonomi Kreatif Dunia oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kawendra kembali menegaskan, soal munculnya nama Sandiaga sebagai Menparekraf merupakan hak prerogatif untuk memilih nama terbaik dan mampu. "Biarkan Pak Presiden menggunakan hak prerogatifnya untuk memilih putra-putri terbaik negeri ini untuk menempati posisi yang tepat," ungkapnya.