Viral Momen Prada Maulana Tetap Berusaha Isi Amunisi Meski Sudah Berdarah-darah Ditembaki KKB Papua

ERA.id - Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Papua untuk kesekian kalinya kembali menebar aksi teror. Kontak senjata antara prajurit TNI dengan KKB Papua kembali terjadi.

Sebuah video memperlihatkan seorang prajurit TNI Prada Maulana yang terluka akibat kontak tembak dengan KKB Papua viral di media sosial.

Prada Maulana yang wajahnya penuh darah terkena pantulan peluru mengenai hidungnya tetap melanjutkan perjuangan membasmi kelompok separatis KKB Papua meski tengah terluka.

Di tengah ketegangan tersebut, Prada Maulana masih menyempatkan mengisi amunisi dan bersiap menghadapi para anggota KKB Papua. Saat diobati oleh temannya, ia malah mengambil senjatanya seperti ingin segera bertempur kembali.

Melihat hal tersebut, Prada Maulana pun dimarahi rekannya. Senjata Prada Maulana akhirnya diambil oleh rekannya dan diminta untuk tetap tenang ketika diobati agar darahnya tidak terus keluar.       

Sebelumnya, seorang prajurit TNI atas nama Prada Ginanjar Arianda anggota Satgas Yonif R 400/BR tewas ditembak oleh KKSB di Pos peninjauan, di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Senin (15/2/2021).

Korban ditembak oleh KKSB pada pukul 08.23 WIT, mengenai pinggang tembus ke perut. Korban langsung dievakuasi dengan menggunakan Heli ke Timika dan dinyatakan meninggal dunia saat evakuasi, kurang lebih pukul 09.23 WIT.

Saat dilakukan pembersihan oleh Tim, ditemukan 1 (satu) butir munisi dan 1 (satu) kelongsong 5.56 mm.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa, dalam sambungan teleponnya membenarkan kejadian tersebut. “Saat ini masih dilaksanakan pengejaran oleh Tim yang ada di lapangan,” ucapnya.

Kolonel Czi IGN Suriastawa juga menambahkan bahwa Prada Ginanjar Arianda (22 th) merupakan anggota Satgas Yonif R 400/BR, asal satuan Yonif 406 Brigif 4 dibawah Kodam IV/Diponegoro.

“Korban akan segera dievakuasi dan dimakamkan di kampung halamannya Desa Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat,” katanya.

“Pimpinan dan Keluarga Besar TNI mengucapkan bela sungkawa atas gugurnya putra terbaik TNI di medan tugas demi membela Bangsa dan Negara,” ujar Kolonel Czi IGN Suriastawa.