Kerap Ranking Satu Semasa Sekolah, Donita Ceritakan Pentingnya Peran Orangtua untuk Pendidikan Anak

ERA.id - Di era pandemi Covid-19 saat ini, pemerintah mengeluarkan kebijakan menerapkan kegiatan belajar mengajar secara daring. Tentu peran orang tua sangat dibutuhkan sebagai pengganti guru. Sama seperti ibu-ibu lainnya, atis Donita  juga mengalami hal tersebut.

Istri Adi Nugroho mengatakan kegiatannya saat ini disibukkan mengajarkan anaknya selama di rumah. Selain menjadi pengguru pengganti, Donita juga mengajak anaknya bermain.

"Disaat semua dirumah dan sekolah online. Gimana caranya bikin nggak beban? Alhamdullilah kalau bosen kita bawa muter-muter atau games yang seru biar mereka nggak bosan. Kita bikin mainan sendiri, jeruk bali sendiri terserah mereka tutup sendiri. Memang harus evort lumayan sih," ujar Donita melalui acara Konferensi Pers Virtual Prudential Indonesia Luncurkan Asuransi Jiwa Syariah PRUCerah pada Kamis (8/7/2021).

Sebagai orangtua, artis berusia 32 tahun ini menceritakan masa-masanya saat belajar di sekolah. Donita mengatakan sejak SD hingga SMA, ia selalu masuk negeri. Selain itu, Donita juga meraih beberapa prestasi, seperti ranking satu, nem tinggi, hingga mengikuti catur wulan.

Cerita Donita (Foto: Zoom Prudential Indonesia)

"Jadi memang orangtuaku, khusus mama ketat soal pendidikan. Pas kecil aku nggak ranking satu, aku nggak dikasih liburan. Dulu ada catur wulan, jadi nggak ketinggal catur wulan. Dulu SD sampai SMA aku negeri dan dikejar nem. Dulu kuliah dikejar negeri selain bagus itu murah," paparnya.

Sewaktu itu, Donita keterima di Universitas Padjajaran, Bandung. Tetapi, karena jadwal syuting padat, membuat dirinya untuk tidak melanjutkan pendidikannya dan memilih tinggal untuk di Jakarta.

"Pas lagi kuliah aku dihadapkan dua pilihan padahal aku masuk di Unpad dan itu nggak gampang pakai usaha. Aku bingung gimana, apakah lanjut apa nggak. Aku memutuskan pergi ke jakarta akhirnya dapat pekerjaan langsung syuting tanpa casting," katanya.

Bintang film Pocong Keliling ini memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Jakarta. Ia selalu ingat pesan almarhum ayahnya untuk menyelesaikan kuliahnya. 

"Akhirnya aku memutuskan kuliah di Jakarta. Dulu almarhum bapak aku berpesan selalu kuliah, untuk diriku dan buat anak-anak. Kalau mau punya anak sukses, pasti akunya sukses juga. Itu juga kuliah sambil syuting. Pas skripsi juga udah nikah terus aku hamil," lanjutnya.

Maka dari itu, Donita ingin anak-anaknya sukses dengan menyelesaikan pendidikan. Tak hanya nilai bagus, menurutnya orang akan sukses apabila memiliki skill.

"Karena aku sudah biasa pendidikan ketat. Adi juga sama harus masuk UI atau negeri nggak usah kuliah kata orangtuanya. Kita kan nggak mau seketat itu. Tapi, kita mau anak-anak kita yang terbaik apalagi bersaing bekerja tidak hanya nilai, tapi skill-skil yang harus concert." imbuhnya.