Jenazah Pelaku Bom Surabaya Belum Diakui Keluarga

Surabaya, era.id - Jenazah pelaku bom bunuh diri di Surabaya belum dapat diidentifikasi. Sebab belum ada keluarga atau kerabat dari para pelaku yang datang untuk mengidentifikasi apakah jenazah itu merupakan anggota keluarganya.

"Hingga pukul 14.00 WIB, tidak ada satupun keluarga atau kerabat yang datang dan mengakui jenazah para pelaku bom bunuh diri," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera di Polda Jatim, Selasa (15/5/2018).

Frans Barung menjelaskan, kondisi jenazah para pelaku tidak dalam keadaan yang utuh sehingga menyulitkan petugas forensik untuk mengidentifikasi. Ia mengundang pihak keluarga untuk datang dan membantu pihak kepolisian dalam mengidentifikasi jenazah tersebut.

"Kami mengundang pihak keluarga atau sanak saudaranya untuk datang dalam rangka membantu identifikasi post dan antemortem DNA dari para jenazah pelaku," lanjutnya.

Baca Juga: Fakta yang Terungkap dari Bom Surabaya

"Sebab tak sedikit jenazah para pelaku tidak dalam keadaan yang utuh jadi perlu untuk mencocokkan DNA dari pihak keluarga," sambungnya.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Timur menyebutkan korban tewas dalam teror bom di Surabaya dan Sidoarjo pada Minggu (13/5) dan Senin (14/5) berjumlah 28 orang, baik pelaku, petugas kepolisian, maupun masyarakat.

Jumlah korban luka-luka dalam aksi terorisme tersebut sebanyak 57 orang, termasuk anggota keluarga yang diduga menjadi pelaku pengeboman.

Tag: bom surabaya teror bom di as teroris