Petugas Evakuasi Warga Terjebak Banjir di Medan, Ini Titik Banjirnya

| 19 Nov 2022 09:46
Petugas Evakuasi Warga Terjebak Banjir di Medan, Ini Titik Banjirnya
Petugas BPBD Kota Medan mengevakuasi warga terjebak banjir dengan menggunakan perahu karet, Jumat malam (18/11/2022). (Istimewa).

ERA.id - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan menurunkan perahu karet untuk mengevakuasi sejumlah warga yang terjebak banjir hingga, Sabtu dini hari (19/11/2022).

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur Kota Medan sejak, Jumat sore, (18/11/2022). Kini petugas BPBD Kota Medan terpantau tengah mengevakuasi sejumlah warga yang terjebak banjir Jalan Perjuangan, kawasan Perumahan Bumi Asri.

Petugas melakukan evakuasi terhadap warga dengan menggunakan perahu karet setelah ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa.

"Mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Menggunakan perahu diseberangkan dibawa ke tempat yang lebih aman," ungkap petugas BPBD Kota Medan, Nata Simangunsong.

Nata mengatakan banjir juga merendam permukiman warga yang berada di Komplek Taman Setia Budi Indah (TASBI). "TASBI satu dan TASBI dua terendam," terangnya.

Sementara itu, berdasarkan dari informasi yang dihimpun, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan di beberapa kecamatan. Banjir cukup parah terjadi di ruas Jalan Ring Road, Kecamatan Medan Sunggal, tepatnya di depan Plaza Ring Road City Walk (RCW).

Beberapa kendaraan mobil jenis mini bus terpantau terendam hingga setinggi kaca spion mobil. Mobil-mobil itu terpantau ditinggal pengemudinya.

Banjir cukup tinggi juga merendam ruas Jalan Dokter Mansyur, Kecamatan Medan Baru. Para pengemudi terpaksa balik arah setelah genangan air sukar untuk diterobos.

Kemudian, banjir juga terjadi ruas Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah, tepatnya di depan Plaza Medan Fair. Selanjutnya, ruas Jalan Danau Singkarak dan Jalan Tengku Amir Hamzah, Kecamatan Medan Barat.

Jalan Kol Yos Sudarso, Titi Aloha, Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. Hingga berita ini diturunkan, hujan terpantau masih mengguyur Kota Medan.

Rekomendasi