Kapolda Jatim Bantah Anggotanya Bunuh Diri Saat Ledakan Bom di Markasi Brimob Surabaya

| 04 Mar 2024 14:35
Kapolda Jatim Bantah Anggotanya Bunuh Diri Saat Ledakan Bom di Markasi Brimob Surabaya
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol, Imam Sugianto. (Antara)

ERA.id - Polda Jawa Timur membantahnya informasi beredarnya anggotanya bunuh diri di kejadian ledakan bom di Kanto Subden Jibom Datasemen Gegana Sat Brimob Polda Jatim, Jalan Gresik Surabaya, Senin (4/3/2024).

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol, Imam Sugianto menegaskan bahwa ledakan yang terjadi di Jalan Gresikan Surabaya adalah murni kecelakaan. 

Dia menyebutkan, bom yang meledak adalah sisa-sisa bahan peledak dari jaman perang yang sebenarnya timbya akan melakukan pemusnahan terhadap bom tersebut.

“Jadi, terkait bom bunuh diri dari anggota itu tidak benar. Karena ini adalah murni kecelakaan dari ledakan bom di Jalan Gresikan Surabaya,” tegas Imam. 

Lebih lanjut Irjen Pol Imam menyampaikan, saat imi tim laboratorium forensik dari Polda Jawa Timur sedang turun tangan. Pihaknya juga menunggu hasil dari penyidikan Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur yang juga dibantu oleh Polres Tanjung Perak Surabaya. 

“Kami juga dibantu oleh tim reskrim dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” jelasnya.

Dengan demikian, ia memastikan bahwa bom yang meledak itu memiliki ledakan rendah atau low explosive. Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir.

“Untuk ledakan di Kawasan Gresikan Surabaya, jenis bomnya saya pastikan low explosive. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Kantor Markas Brimob di Jalan Gresik Surabaya itu, memiliki gudang dengan standar yang ideal terkait penyimpanan bom. Bom tersebut berasal dari sisa-sisa temuan bahan peledak jaman perang yang bakal dimusnahkan oleh tim gegana. 

“Jadi, sisa-sisa bahan peledak itu disimpan di sebelah kantor gegana tadi pagi meledak, tidak ada korban jiwa,” tegasnya.

Rekomendasi