Menelisik Mesjid Tertua di Bogor yang Berusia 711 Tahun

Tim Editor

Bagian dalam Masjid Al Mustofa, masjid tertua di kota Bogor. (Foto: Diman Sutini)

ERA.id - Anda warga Bogor, sudah tahu di mana masjid tertua di kota Anda? Jawabannya ada di Kecamatan Bogor Utara, kota Bogor, di mana terletak Masjid Al Mustofa, sebuah bangunan masjid berwarna hijau yang kini berusia 711 tahun. Ini merupakan tempat bersejarah mengenai penyebaran Islam khususnya di Bogor.

Mukti Natsir, selaku Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Al Mustofa, menjelaskan bahwa masjid tersebut dulunya dibangun oleh dua orang penyebar Islam yang masih keturunan Wali Songo. Kedua orang itu bernama Tubagus H Mustofa Bakri yang berasal dari Banten dan Raden Dita Manggala yang berasal dari Cirebon.

Mukti mengatakan, saat itu Tubagus H Mustofa Bakri dan Raden Dita Manggala bertemu. Selanjutnya mereka membuat kampung yang mereka namai Kampung Baru.

Pada awalnya masjid Al Mustofa ini dibuat untuk tempat beribadah bagi warga Kampung Baru. Menurut Mukti, yang juga masih keturunan dari Tubagus H Mustofa Bakri, masjid ini mempunyai beberapa keunikan dibanding masjid-masjid lainnya.

Pada bagian badan masjid, misalnya, boleh dikatakan mulai dari bawah hingga ke atas bagian masjid itu temboknya masih terbuat dari batu kali yang kokoh.

Namun, ada yang unik lagi, yaitu ketersediaan airnya yang tidak pernah kering meskipun musim kemarau. Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia Kelurahan Bantarjati, aliran air yang dipakai jamaah masjid Al Mustofa untuk berwudu atau sebagainya berasal dari sumber mata air yang jaraknya tidak jauh dari letak masjid.

Masjid yang didirikan pada 8 Februari 1307 Masehi atau 2 Ramadhan 728 Hijriyah ini sejak tahun 2011 ditetapkan Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai cagar budaya.

Masjid Al Mustofa

Masjid yang berada di wilayah Kampung Bantarjati Kaum, Bogor Utara, ini mempunyai peninggalan benda bersejarah. Mulai dari Alquran dan buku khotbah Salat Jumat yang ditulis tangan oleh Tubagus Mustofa Bakri. Alquran ini ditulis pada lembaran kulit. Kedua benda bersejarah tersebut di perkirakan berusia sama dengan usia masjid Al Mustofa.

Tak hanya itu, Mukti menyampaikan makam Raden Dita Manggala jaraknya berada 200 meter dari letak masjid. Sedangkan makam Tubagus Mustofa, ada di Makkah karena beliau wafat ketika sedang berada di Tanah Suci.

Masjid ini awalnya berukuran tidak sebesar saat ini. Sejak berdirinya, baru pada tahun 2000 dilakukan renovasi dengan penambahan luas area masjid.

Selain itu renovasi juga dilakukan pada 2015 dan 2018, di mana terdapat pembuatan serta perluasan kamar mandi dan tempat wudhu masjid yang ada di sisi belakang bangunan.

Masjid ini banyak dikunjungi oleh jamaah yang sengaja ingin tahu keberadaan masjid tertua di Kota Bogor. Peningkatan kunjungam jamaah terjadi dan cukup signifikan usai masjid Al Mustofa ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemkot Bogor. Kunjungan dari berbagai kalangam tersebut hampir terjadi setiap hari.

Tag: bogor sejarah nusantara masjid eramadan

Bagikan: