Upacara Pemandian Rupang Buddha Dihapus, Vihara Dharma Ramsi Tetap Terima 20 Persen Jemaah

Tim Editor

Vihara Dharma Ramsi (Anda Mahardhika/ ERA.id)

ERA.id - Upacara sakral pemandian Rupang Budha atau Bayi Siddharta di Hari Raya Waisak dihapus. Tapi hal tersebut tak menurunkan umat Buddha untuk beribadah di Vihara Dharma Ramsi Kota Bandung.

Kata partisipan Vihara Dharma Ramsi, Asoey, Selain upacara, pengurangan jemaah sesuai prokes, diterapkan, dari 300 jemaah, saat ini hanya menerima 60 jemaah atau sama dengan 20 persen saja.

"Ini tahun pertama kami tidak melakukan upacara pemandian Rupang Buddha dalam perayaan waisak, karena tahun lalu upacara tersebut bisa menimbulkan kerumunan," ujar Asoey kepada ERA.id, Rabu (26/5/2021).


Katanya, walaupun menghapus upacara pemandian Rupang Buddha, jemaah yang berdoa di Vihara yang ada di Gang Ibu Aisah Nomor 18/9A, Jamika Kota Bandung ini sangat antusias, terpantau sudah mulai berdatangan dari pukul 08.00 pagi.

Jemaah yang datang sangat mematuhi prokes, tempat penyembahan juga nampak tidak padat, sehingga terlihat jemaah sangat khusuk menyembah patung Budha.

"Tidak melakukan upacara namun tetap khusyuk beribadah, itu ibaratnya manusia masih bisa hidup tanpa memakan nasi," jelas Asoey.

Berbagi kebahagiaan Ling Ling (50) menceritakan kepada ERA.id walau tidak ada upacara pemandian Rupang Buddha, dirinya mengatakan tetap merasakan makna dari perayaan Waisak dengan penuh harapan dan doa.

"Walaupun tak ada upacara sakral, kami tetap panjatkan doa agar terkabul dan diberikan kesuksesan kepada anak-anak saya baik rezeki maupun dimudahkan untuk mencari jodoh," ungkap Ling Ling.

Tag: covid-19 hari waisak Vihara Dharma Ramsi

Bagikan: