Bukan Hanya Gaya Hidup Tak Sehat, Faktor Genatik Bisa Jadi Penyebab Obesitas Anak

| 05 Mar 2023 17:28
Bukan Hanya Gaya Hidup Tak Sehat, Faktor Genatik Bisa Jadi Penyebab Obesitas Anak
Penyebab obesitas (freepik/rawpixel.com)

ERA.id - Dokter spesialis anak konsultan endokrinologi dr Frida Soesanti SpA(K) mengatakan obesitas pada anak bisa disebabkan kelainan genetik. Obesitas juga bisa disebabkan dari gaya hidup tak sehat seperti kasus yang terjadi pada bayi usia 16 bulan asal Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Frida, Kasus obesitas yang menimpa seorang bayi dengan bobot 27 kilogram itu termasuk kasus ekstrem yang jarang ditemukan. Kondisi ini kemungkinan besar terjadi lantaran ada kelainan genetik atau faktor internal yang tidak normal.

Selain itu, obesitas tersebut juga bukan hanya berasal dari faktor makanan seperti susu kental manis saja. Obesitas akibat kelainan genetik atau gangguan hormonal biasanya disertai gejala lain yang tidak normal.

Frida mencontohkan kelainan genetik Prader Willi Syndrome yang ditandai dengan nafsu makan yang sangat besar, kelebihan hormon kortisol, atau kekurangan hormon tiroid yang juga bisa menyebabkan obesitas. Sindrom karena kelainan genetik biasanya disertai dengan gejala lain, misalnya kelainan mata atau jantung.

"Umumnya obesitas karena kelainan genetik atau hormonal, tidak disertai peningkatan tinggi badan. Jadi, anaknya pendek, tetapi, gemuk. Sementara pada anak yang kelebihan berat badan, tinggi badannya juga bertambah," kata Frida, dikutip Antara.

Frida menuturkan kasus obesitas akibat faktor internal relatif kecil dibandingkan dengan obesitas yang disebabkan faktor eksogen atau faktor dari lingkungan luar, termasuk penerapan gaya hidup tidak sehat.

Gaya hidup tidak sehat bisa berawal dari orang tua yang membiarkan anak makan berlebihan dan mengonsumsi makanan tinggi kalori terus-menerus tanpa disertai aktivitas fisik cukup.

"Ada pandangan dari keluarga bahwa anak gendut itu lucu. Padahal, kalau kita tahu konsekuensinya, anak obesitas itu tidak ada lucu-lucunya sama sekali," ujarnya.

Obesitas yang dialami seseorang memiliki konsekuensi jangka panjang yakni memunculkan komplikasi serius seperti diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, hingga perlemakan hati yang datang lebih dini.

"Obesitas menyebabkan peradangan di sel-sel tubuh secara terus-menerus yang berujung munculnya berbagai penyakit kronis," imbuhnya.

Frida menekankan tidak ada faktor tunggal penyebab obesitas, termasuk satu jenis makanan yang menyebabkan obesitas. Pada prinsipnya makanan yang dikonsumsi harus seimbang dengan energi yang dikeluarkan.

Rekomendasi