Dituding Sengaja Lakukan Genosida Demi Usir Warga Palestina dari Gaza, Jubir Israel: Keterlaluan!

| 11 Dec 2023 11:45
Dituding Sengaja Lakukan Genosida Demi Usir Warga Palestina dari Gaza, Jubir Israel: Keterlaluan!
Israel tak terima dituding sengaja genosida (Dok: Instagram/eye.on.palestine)

ERA.id - Juru bicara pemerintah Israel, Eylon Levy, menanggapi tudiangan Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, yang menyebut Israel ingin mengusir warga Palestina dari Gaza melalui konflik berkepanjangan. Levy menyebut tuduhan itu keterlaluan.

"Ini tentu saja merupakan tuduhan yang keterlaluan dan salah," kata Eylon Levy, dikutip Reuters, Senin (11/12/2023).

Lalu, kata Eylon, Israel sejauh ini hanya berjuang untuk mempertahankan diri dari serangan pasukan Hamas. Salah satu tujuan Israel selama konflik terjadi ialah membawa Hamas ke pengadilan dan memastikan mereka tidak akan menyakiti warga Israel.

"Israel berjuang untuk mempertahankan diri dari monster-monster yang melakukan pembantaian 7 Oktober, dan tujuan dari kampanye kami adalah untuk membawa monster-monster itu ke pengadilan dan memastikan mereka tidak lagi menyakiti rakyat kami," ungkapnya.

Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi sebelumnya menuding Israel menerapkan kebijakan yang mendorong warga Palestina keluar dari Gaza. Safadi mengatakan bahwa Israel sengaja melakukan pembunuhan terhadap orang-orang tidak berdosa dengan tujuan mengusir warga Palestina dari Gaza.

"Apa yang kita lihat di Gaza bukan hanya sekadar pembunuhan terhadap orang-orang tak berdosa dan penghancuran mata pencaharian mereka (oleh Israel) tetapi juga upaya sistematis untuk mengosongkan Gaza dari penduduknya,” kata Safadi pada sebuah konferensi di Doha.

“Kita belum melihat dunia mencapai titik yang seharusnya kita capai tuntutan tegas untuk mengakhiri perang ini, perang yang termasuk dalam definisi hukum genosida," tegasnya.

Israel telah mendesak warga sipil Gaza untuk pindah dari medan pertempuran demi keselamatan mereka sendiri dan ingin melihat orang lain juga melakukan seruan yang sama.

Safadi berpendapat bahwa tujuan Israel untuk menghancurkan Hamas tidak sesuai dengan besarnya kehancuran yang terjadi di kalangan warga sipil Gaza, yang ia gambarkan sebagai tindakan yang tidak pandang bulu.

Selain itu, Safadi juga mengatakan bahwa perbedaan besar telah mengemuka dalam pembicaraan antara delegasi menteri Arab dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di Washington Jumat lalu mengenai dukungan militer pemerintah AS untuk Israel dan penolakannya untuk menyerukan gencatan senjata.

Rekomendasi