Aksi Mogok Dokter Meluas, Militer Korea Selatan Buka UGD Dadakan

| 19 Feb 2024 17:25
Aksi Mogok Dokter Meluas, Militer Korea Selatan Buka UGD Dadakan
Militer korsel buka UGD dadakan (Dok: instagram/cmcseoul_internasional)

ERA.id - Militer Korea Selatan berencana membuka unit gawat darurat rumah sakit mereka bagi publik jika para dokter melakukan pemogokan besar-besaran. 

Kementerian Pertahanan Korea Selatan bergerak cepat untuk membuka unit gawat darurat (UGD) rumah sakit militer menyusul aksi mogok dokter di sejumlah rumah sakit besar Korea Selatan.

“Jika sektor medis sipil melanjutkan pemogokan militer kami akan membuka ruang gawat darurat di 12 rumah sakit militer, termasuk Rumah Sakit Angkatan Bersenjata Ibu Kota," kata Jeon Ha-kyou, juru bicara kementerian, dikutip Kyodo News, Senin (19/2/2024).

Ribuan dokter magang dikabarkan akan mengajukan pengunduran diri mereka secara massal pada hari yang sama sebagai protes terhadap rencana pemerintah. Rencana pemerintah yang menambahk 2.000 kuota untuk mahasiswa baru kedokteran itu ditentang oleh para dokter.

Tindakan para pekerja medis itu menimbulkan kekhawatiran bahwa layanan rumah sakit dan perawatan pasien akan lumpuh. 

Ha-kyou juga menuturkan bahwa militer Korsel akan memberikan dukungan dalam perawatan pasien darurat.

Aksi bersama yang direncanakan kalangan dokter merupakan bagian dari protes terhadap keputusan pemerintah untuk menambah 2.000 kursi pada kuota pendaftaran sekolah kedokteran di Korsel tahun depan. 

Penambahan jumlah tersebut menjadi peningkatan signifikan dari 3.058 kursi yang ada saat ini. Para dokter dan mahasiswa kedokteran telah menyuarakan keberatan atas rencana pemerintah tersebut. 

Mereka berpendapat bahwa jumlah dokter sudah mencukupi dan peningkatan kuota mahasiswa kedokteran akan mengakibatkan perawatan medis yang tidak diperlukan.

Dengan mengambil contoh negara-negara maju lainnya yang menghadapi kekurangan dokter, pemerintah Korea Selatan beralasan bahwa negara harus mulai melatih lebih banyak dokter untuk memenuhi tantangan terkait masyarakat yang menua dengan cepat.

Rekomendasi