Pesta Halloween Barujung Maut, Satu Orang Tewas dan Sembilan Terluka Akibat Penembakan

| 02 Nov 2021 08:40
Pesta Halloween Barujung Maut, Satu Orang Tewas dan Sembilan Terluka Akibat Penembakan
Pesta halloween berujung maut (dok: Texarkana Police Department via Facebook)

ERA.id - Pesta Halloween yang seharusnya dirayakan dengan penuh suka cita mendadak berubah menjadi insiden maut. Satu orang dinyatakan tewas dan sembilan lainnya terluka akibat penembakan di pesta Halloween di Texarkana, Texas.

Penembakan itu terjadi pada Sabtu (31/10/2021) malam di sebuah pusat acara di Texarkana, sebuah kota yang terletak di perbatasan Texas dengan Arkansas. Polisi memperkirakan ratusan orang berada di lokasi ketika tembakan terdengar.

"Petugas tiba untuk menemukan sejumlah besar orang berlarian dari gedung, dengan beberapa di dalam menderita luka tembak," kata pihak berwenang, dikutip Fox News, Senin (1/11).

Insiden tersebut menyebabkan seorang pria berusia 20 tahun tewaas di rumah sakit. Sementara sembilan lainnya yang tertembak dilarikan ke Pusat Medis Regional Wadley dan Rumah Sakit Christus St. Michael dengan ambulans dan kendaraan pribadi.

Petugas Shawn Vaughn dari Departemen Kepolisian Texarkana mengatakan banyak panggilan 911 dilakukan, mendorong semua petugas patroli yang bekerja pada saat itu untuk merespons. Sementara shift patroli lain dipanggil untuk menangani panggilan di jalan.

Tersangka pria bersenjata, yang diidentifikasi oleh polisi sebagai Keuntae McElroy, dari sisi Arkansas Texarkana, menyerahkan diri setelah penyelidik memperoleh surat perintah penangkapan untuknya pada hari Minggu (31/10/2021).

McElroy juga sempat melarikan diri setelah kejadian dengan sebuah kendaraan yang tidak diketahui. n melakukan pencarian. Akibatnya dia didakwa dengan kejahatan berat penyerangan, dan lebih banyak tuduhan diperkirakan akan diajukan Senin, (1/11/2021).

"Sementara motifnya masih belum diketahui, penyelidikan awal menunjukkan bahwa itu mungkin hasil dari beberapa jenis gangguan di antara beberapa pengunjung pesta," kata polisi.

Rekomendasi