Barang Titipan Hilang di Bagasi Pesawat, Pria India Bobol Situs Maskapai Penerbangan

| 01 Apr 2022 18:37
Barang Titipan Hilang di Bagasi Pesawat, Pria India Bobol Situs Maskapai Penerbangan
Masaskapai penerbangan (Twitter/@IndiGo6E)

ERA.id - Seorang pria asal India, Nandan Kumar, mengaku telah melakukan aksi nekat demi menemukan bagasinya yang hilang. Dia terpaksa meretas situs web penerbangan demi menemukan barang bawaannya.

Aksi nekat yang dilakukan oleh Nandan Kumar itu dia sampaikan lewat sebuah cuitan di media sosial beberapa waktu lalu. Saat itu dia meminta bantuan kepada IndiGo, salah satu maskapai domestik India untuk melacak seseorang yang tidak sengaja mengambil tasnya.

Menurut Kumar, saat sedang menunggu bagasi bandara seorang penumpang mengambil tasnya dan pergi. Dia pun baru menyadari kesalahan tersebut setibanya di rumah karena kedua tas itu terlihat sama persis.

Permintaan Kumar kepada IndiGo pun ditolak mentah-mentah. Kumar pun melakukan dengan caranya sendiri untuk menemukan tasnya yang hilang tersebut. Kumar yang juga seorang insinyur perangkat lunak dapat mengidentifikasi nomor Catatan Nama Penumpang atau PNR orang lain melalui label bagasi.

Namun sayangnya saat dia mencoba untuk menghubungi pihak maskapai dan meminta informasi tentang penumpang tersebut, maskapai menolak untuk membantu dengan alasan aturan privasi dan perlindungan data.

"Agen meyakinkan saya bahwa mereka akan menelepon saya kembali ketika mereka dapat menghubungi orang ini. Tapi panggilan itu tidak pernah datang," kata Kumar, dikutip BBC, Jumat (1/4/2022).

Lantaran penyelesaian itu tidak kunjung datang, Kumar pun memutuskan untuk menemukan bagasinya dengan caranya sendiri. Dia mulai mengambil alih situs web IndiGo menggunakan PNR rekan penumpangnya, dengan harapan bisa menemukan alamat atau nomor telepon orang yang mengambil bagasinya.

Berbagai metode pun dia lakukan mulai dari menggunakan proses check-in, mengedit pemesanan, hingga memperbarui data. Namun cara-cara itu tidak kunjung berhasil.

"Setelah semua upaya gagal, insting pengembang saya muncul dan saya menekan tombol F12 di keyboard komputer saya dan membuka konsol pengembang di situs web IndiGo. Saya pikir 'biarkan saya memeriksa log jaringan'," ucapnya.

Ternyata cara itu pun membuahkan hasil. Kumar bisa menemukan nomor telepon dan alamat email dari penumpang yang mengambil bagasinya. Namun dia meyakini data tersebut hanya dia gunakan untuk menghubungi dan mengambil tas miliknya.

"Terus terang, saya hanya memeriksa nomor telepon atau email. Pada dasarnya apa pun yang bisa saya gunakan untuk menghubungi saya untuk mengambil tas saya," akunya.

Meski pun berhasil meretas situs web maskapai penerbangan, Kumar mengatakan data sistem tersebut seharusnya dienkripsi dan tidak bisa dilacak oleh siapa pun. Tetapi dengan fakta yang terjadi dan tindakannya yang berhasil membobol situs maskapai, menandakan bahwa kemungkinan besar siapa saja bisa mengakses informasi pribadi orang lain.

"PNR dan nama belakang sangat mudah didapat. Orang-orang membagikan boarding pass mereka. Siapa pun dapat melihat tas Anda, mengambil gambar, dan kemudian menggunakannya untuk mendapatkan informasi Anda," jelasanya.

Untungnya drama tertukarnya tas bagasi milik Kumar bisa diselesaikan dengan damai. Kumar berhasil menemukan tasnya kembali dan menghubungi penumpang yang kebetulan salah membawa tas miliknya.

Keduanya pun bertemu untuk menukar barang bawaan mereka. Begitu juga dengan pihak maskapai yang mengatakan sedang meninjau kasus tersebut secara rinci dan menegaskan sistem keamanan mereka benar-benar kuat.

Rekomendasi