Tetap Diminati, Pendiri Sepatu Lokal Yukka Harlanda Beberkan Alasan Tetap Jualan Offline Meski Online Lebih Laris Manis

| 24 Oct 2023 17:37
Tetap Diminati, Pendiri Sepatu Lokal Yukka Harlanda Beberkan Alasan Tetap Jualan Offline Meski Online Lebih Laris Manis
Yukka Harlanda (Foto: Instagram/@yukkaharlanda)

ERA.id - Bisnis sepatu lokal milik Yukka Harlanda, Brodo kini sudah makin populer di kalangan masyarakat, terlebih bagi konsumen pria. Bahkan, produk Brodo lebih laris manis di online shop dibandingkan offline. 

Yukka Harlanda membeberkan alasannya mengapa Brodo masih berjualan secara offline, meski jualan online lebih laris manis. Yukka mengungkapkan awal mulanya produk Brodo dijual secara online. 

"Kita start online bukan karena strategi, karena nggak ada modal. Itu cepat dan tepat menjangkau customer," ujar Yukka, saat ditemui Jl. Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (24/10/2023).

"Bisnis Brodo ini menjangkau dan mengakses para mahasiswa yang hidup disosial media dengan berjalan waktu. Kita pertama menyasar ke cowo anak kuliah," lanjutnya.

Konferensi pers Power Lunch (Foto: Era.id/Adelia)
Konferensi pers Power Lunch (Foto: Era.id/Adelia)

Hingga akhirnya, Yukka memberanikan diri untuk mendirikan bisnis offline. Bukan toko atau ruko, Yukka membangun Brodo secara offline di sebuah kost. 

"Produk kualitas oke, kita berkembang cepat. Ini momen pertumbuhan pesat, 98 persen itu menjangkau offline rata-rata setiap perusahaan, tapi kita baru 2 persen dulu," paparnya.

"Kita ubah kost-kostan jadi toko. Jadi awalnya ngetes dlu, saya sewa ruang tamu sewaan. Buka hanya weekend karena nggak kuliah, jadinya rame pada datang. Jadi kita mendapatkan awarness belanja. Kalau mau datang aja ke tempat kita. Banyak yang nggak nyangka produk kita bagus ternyata," lanjutnya.

Sebelum pandemi Covid-19, Brodo ada 8 toko offline. Ketika Covid-19, Brodo secara offline menjadi sepi. Hingga akhirnya, Brodo fokus berjualan secara online selama pandemi dan banyak diminati para pria.

"Sebelum pandemi udah ada 8 jalan 13 (toko offline). Pandemi tutup, berkah online jadi grow, 90% online, masuk 2023 kita kaji dan tata lagi," tuturnya.

Kini, Brodo mulai membangun lagi bisnis offline. Alasan Yukka membuka lagi bisnis Brodo secara offline, karena banyak anak muda yang ingin membeli produk secara langsung.

"Banyak banget teman-teman melepaskan diri belanja sepatu harus dicoba. Ada berani yang berani online, tapi banyak diusia 23, 24, 25 masih ada yang experience," imbuhnya.

"Sekarang teman-teman belanja offline lebih tinggi ada experience dirasakan dibandingkan online. Kehadiran offline pasti ada kebutuhan sesuai profesi yang dicoba. Kalau coklat sepatunya ya berarti ikat pinggang coklat," tambahnya.

Yukka mengatakan pebisnis harus bisa menjual produk secara online maupun offline. Bisnis offline dan online sama-sama menjadi pendorong penjualan yang penting dengan keunggulan masing-masing.

"Jadi, kita rasa online offline tidak bisa berdiri sendiri. Indonesia memang harus offline. Menurut kita lebih cocok online offline berjalan harmoni saling berjalan. Jadi kedepannya saya rasa dua-duanya penting. Paling seru online ya, agar brand survive dan mampu karena dua-duanya." tambahnya.

Rekomendasi