Microsoft Suplai Kacamata HoloLens ke Militer AS

Tim Editor

Microsoft HoloLens (Foto: James Martin/CNET)

Jakarta, era.id - Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) baru-baru ini dikabarkan telah menandatangani kontrak besar dengan Microsoft. Kontrak senilai 480 juta dolar AS atau setara dengan Rp6,8 triliun itu untuk menyuplai setidaknya 100 ribu headset HoloLens yang tengah dikembangkan Microsfoft.

Dilansir The Verge, Kamis (29/11/2018) nantinya HoloLens buatan Microsoft itu akan dipakai untuk kepentingan latihan militer. Sebab HoloLens yang dipesan US Army itu bukan perangkat augmented reality (AR) yang biasa dijual ke publik, melainkan perangkat yang telah di upgrade dengan berbagai fitur tambahan seperti pemindai panas dan night vision.

"Teknologi augmented reality akan memberikan informasi lebih banyak dan lebih baik bagi para prajurit yang berguna ketika akan mengambil keputusan," ujar juru bicara Microsoft dalam pernyataan tertulisnya.

Ini merupakan kolaborasi terbesar antara Microsoft dengan militer AS. Di mana nantinya selama dua tahun pertamanya, Microsoft diharuskan bisa mengirimkan 2500 unit headset HoloLens ke US Army.
 

Kerja sama antara perusahaan teknologi dan militer AS memang cukup sering terjadi dalam beberapa tahun belakangan. 

Sebelum ini Google juga pernah menandatangani kontrak lelang teknologi untuk Departemen Pertahanan AS. Hanya saja, langkah tersebut harus terhenti karena banyak diprotes oleh karyawannya. 

Tag: chipset teknologi 7nm microsoft teknologi ar

Bagikan: