Kopi Punya Senyawa untuk Cegah Kanker Prostat

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta, era.id - Banyak yang percaya, kopi punya banyak manfaat bagi tubuh ketika dikonsumsi. Sejumlah ilmuwan bahkan telah meneliti zat yang dimiliki kopi dengan sejumlah penyakit. Hasilnya, kopi dapat mengurangi serangan kanker, termasuk kanker prostat.

Dilansir dari The Indian Express, Kamis (21/3/2019), peneliti dari Universitas Kanazawa di Jepang telah mempelajari efek dari dua senyawa yang ditemukan dalam kopi, kahweol asetat dan cafestol, pada sel-sel kanker prostat dan pada hewan. Dua senyawa tadi mampu menghambat pertumbuhan dalam sel yang resisten terhadap obat anti-kanker umum seperti Cabazitaxel. 

Para peneliti awalnya menguji enam senyawa, yang secara alami ditemukan dalam kopi, pada proliferasi sel kanker prostat manusia dalam cawan petri. Mereka menemukan, sel-sel kanker yang diperlakukan dengan kahweol asetat dan cafestol, tumbuh lebih lambat. 

Para peneliti kemudian menguji senyawa ini pada sel kanker prostat yang telah ditransplantasikan ke 16 tikus. Empat tikus dibiarkan saja. Empat diperlakukan dengan kahweol acetate. Empat dengan cafestol, dengan tikus yang tersisa dirawat dengan kombinasi kahweol acetate dan cafestol. 

"Kami menemukan bahwa kahweol asetat dan cafestol menghambat pertumbuhan sel kanker pada tikus, tetapi kombinasi itu tampaknya bekerja secara sinergis, yang mengarah ke pertumbuhan tumor yang secara signifikan lebih lambat daripada tikus yang tidak diobati," kata Hiroaki Iwamoto dari Universitas Kanazawa.

Baca juga: Cobain Kuliner di Restoran Tertua di Bandung

"Setelah 11 hari, sel tumor (awal dari kanker) yang tidak diobati telah tumbuh sekitar tiga setengah kali volume aslinya, sedangkan tumor pada tikus yang diobati dengan kedua senyawa telah tumbuh sekitar satu setengah kali dari ukuran aslinya," kata Iwamoto. 


Ilustrasi (era.id)

Dia menambahkan, ini adalah studi percontohan, jadi penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan senyawa ini layak secara ilmiah, tetapi perlu penelitian lebih lanjut. Tapi, bukan berarti temuan tersebut belum dapat diterapkan pada manusia.

"Apa yang dilakukannya menunjukkan bahwa senyawa ini tampaknya memiliki efek pada sel yang resistan terhadap obat, sel kanker prostat dalam keadaan yang tepat, dan bahwa mereka juga memerlukan penyelidikan lebih lanjut," kata Iwamoto. 

"Kami sedang mempertimbangkan bagaimana kami dapat menguji temuan ini dalam sampel yang lebih besar, dan kemudian pada manusia," katanya.

Kahweol asetat dan cafestol adalah hidrokarbon, secara alami ditemukan dalam kopi Arabika. Proses pembuatan kopi telah ditemukan mempengaruhi apakah senyawa ini tetap dalam kopi setelah diseduh (seperti dengan espresso), atau disaring. 

"Ini adalah temuan yang menjanjikan, tetapi seharusnya tidak membuat orang mengubah konsumsi kopi mereka. Namun, jika kami dapat mengkonfirmasi hasil ini, kami mungkin memiliki kandidat untuk mengobati kanker prostat yang resistan terhadap obat," kata Atsushi Mizokami, profesor di Universitas Kanazawa.

Simak video liputan soal kopi di sini

Tag: kesehatan kopi gayo manfaat makanan

Bagikan: