Tak Perlu Panik, Begini Cara Atasi Gigitan Hewan Rabies

Tim Editor

Ilustrasi anjing (Pixabay)

Jakarta, era.id - Hewan peliharaan mungkin bisa menjadi teman baik kita. Hal itu bisa terjadi jika Anda merawat hewan perilaharaan dengan baik, salah satunya menjaga kesehatannya. Namun, bagaimana jika hewan itu terinfeksi rabies? Hal ini mungkin bisa menjadi mimpi buruk untuk Anda.

Virus rabies memang bisa menyerang hewan apa saja, termasuk anjing peliharaan Anda di rumah. Anjing yang terjangkit virus rabies tentu sangat berbahaya, terlebih jika ia mengigit Anda atau orang di sekitar rumah.

Jangan panik dulu, sebelum mimpi buruk itu terjadi, Anda perlu tahu tentang gigitan hewan rabies dan serangannya. Menurut Alodokter, rabies atau yang dikenal juga dengan istilah "anjing gila" adalah infeksi virus pada otak dan sistem saraf. Penyakit ini tergolong sangat berbahaya karena berpotensi besar menyebabkan kematian. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Kelautan, Perikanan, dan Ketehanan Pangan (KPKP) Bayu Sari Hastuti menjelaskan, pertolongan pertama yang bisa dilakukan saat terinfeksi virus rabies dari gigitan hewan.

Baca Juga: Anjing Gigit 825 Warga NTB

Hal pertama yang harus Anda lakukan jika terkena gigitan atau cakaran hewan rabies adalah dengan mencuci luka dengan sabun selama 10 menit di bawah air yang mengalir. Setelah itu, area luka gigitan bisa diberikan alkohol dengan kadar 70 persen.

"Setelah dilakukan pertolongan pertama, korban yang tergigit hewan dengan penyakit rabies selanjutnya dibawa ke pusat rabies untuk ditangani tim dokter," ujar Bayu di Jakarta, dikutip Antara.

Bayu menjelaskan, virus rabies dapat menyerang dalam sistem saraf dan otak akan mengalami peradangan. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut bisa menyebabkan koma dan berujung pada kematian.

"Pencegahan tentu dilakukan vaksinasi secara rutin setiap satu tahun. Jika ada yang tergigit maka segera dibawa ke pusat rabies untuk diberikan pertolongan dan melakukan perawatan mulai dari kebersihan hewan tersebut setiap harinya," ujar dia.

Baca Juga: Mencari Solusi Tangani Kucing dan Anjing Liar di Jakarta

Agar terhindar dari virus rabies yang ditularkan air liur hewan, Anda perlu mengetahui tanda-tandanya pada hewan berdarah panas seperti kucing, anjing, kera yang merupakan hewan berpotensi menularkan rabies lebih tinggi.

Perlu diketahui, ada dua jenis tipe rabies, pertama rabies ganas dan rabies tenang. Rabies ganas, ditandai dengan hewan yang menjadi galak atau ganas dan bisa menyerang hingga menggigit apa saja. Selain itu, ekor hewan dengan rabies ganas ini akan melengkung ke bawah di antara dua paha. Tanda lain dari rabies ini adalah hewan tak lagi menurut pada perintah sang pemilik, serta mengeluarkan air liur dalam jumlah banyak.

Sedangkan tanda rabies tenang bisa dikenali dengan hewan yang biasanya menghindari cahaya, atau lebih memilih tempat yang sejuk dan gelap. Selain itu, hewan juga tidak mampu menelan dan mulut terbuka dengan mengeluarkan air liur berlebih.

"Tanda-tanda ini biasanya akan menyebabkan hewan akan mati dalam hitungan beberapa hari sejak timbulnya gejala," katanya.

Tag: bahaya virus rubella

Bagikan: