Aturan Baru Game Online untuk Anak-anak di China

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta, era.id - Kecanduan game online yang kini semakin sulit dicegah membuat pemerintah China mengeluarkan aturan baru. Melarang anak-anak bermain video game! Langkah ini untuk mengurangi waktu menggunakan gawai yang selalu menempel pada anak-anak maupun orang dewasa.

Dilansir ABC, Sabtu (9/11/2019), aturan baru tersebut mewajibkan anak-anak di bawah usia 18 tahun, dilarang bermain game oline antara pukul 22.00 hingga 08.00. Waktu bermain dibatasi sekitar 90 menit saja pada hari kerja. Pembatasan waktu ini akan diperpanjang hingga tiga jam pada akhir pekan dan hari libur. 

Bagi anak di bawah umur juga diterapkan pembatasan khusus terkait durasi bermain game online. Selain itu juga mereka yang berusia 8 tahun hanya dibolehkan memakai dana sekitar 200 yuan atau 41,50 dolar untuk game online. Sementara itu, gamer yang berusia 16 dan 18 tahun akan diizinkan untuk menambahkan dana maksimum hingga 400 yuan setiap bulannya.

Tak hanya soal pembatasan waktu dan pengeluaran dana untuk game. Pemerintah juga bakal menerapkan sistem registrasi dengan menggunakan nama asli. Serta memaksa perusahaan untuk memverifikasi usia gamer terhadap basis data nasional.



Ini dilakukan untuk menghentikan anak-anak yang menggunakan identitas orang tua mereka untuk mendaftarkan akun game mereka. Perusahaan game yang tidak mematuhi undang-undang ini akan dicabut lisensinya.

"Langkah-langkah ini diterbitkan untuk merespon kekhawatiran terhadap kecanduan video game bagi anak di bawah umur dan dampaknya pada kesehatan fisik dan mental serta pembelajaran mereka," kata seorang juru bicara pemerintah China mengatakan kepada kantor berita Xinhua. Kantor berita itu juga menambahkan bahwa China telah menjadi salah satu pasar game mobile terbesar di dunia.

Perlu diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengklasifikasikan kecanduan video game sebagai penyakit gangguan mental. Dikutip dari Science Alert, kecanduan game bisa disebut penyakit bila memenuhi tiga hal. 

Pertama, seseorang tidak bisa mengendalikan kebiasaan bermain game. Kedua, seseorang mulai memprioritaskan game di atas kegiatan lain. Ketiga, seseorang terus bermain game meski ada konsekuensi negatif yang jelas terlihat.

Tag: kecanduan game

Bagikan: