COVID-19 Bisa Menular dari Kebiasaan Gigit Kuku

| 09 Mar 2020 19:21
COVID-19 Bisa Menular dari Kebiasaan Gigit Kuku
Ilustrasi gigit kuku. (Foto: hypnotherapists.org.uk)
Jakarta, era.id - Dr. Purvi Parikh dari Medical Center, New York University, memberikan peringatan keras kepada mereka yang memiliki kebiasaan buruk menggigit kuku. Peringatan itu datang ketika seorang wanita Inggris berusia 75 tahun menjadi orang Inggris pertama yang meninggal akibat virus COVID-19.

Selain itu, Purvi juga menyarankan untuk tidak menyentuh area wajah dengan tangan.

"Bakteri, virus, kotoran, dan puing-puing dapat terkumpul di bawah kuku, dan kemudian dapat ditransfer melalui mulut kamu jika kamu menggigit kuku," ujar Purvi yang dilansir dari The Sun.

"Setiap kali kamu menyentuh wajah terutama mulut, hidung, dan mata. Kuman yang akan menempel di kulitmu dan lama-kelamaan kamu bisa sakit," lanjutnya.

Spesialis penyakit itu menambahkan jika tangan masuk ke mulut, kuman akan semakin cepat menyebar ke dalam tubuh. 

"Ada banyak infeksi yang terjadi sepanjang tahun ini, mulai dari bakteri, virus hingga flu. Selain itu, mengingat sekarang ada virus korona. Saya sarankan untuk tidak menggigit kuku, " kata Purvi.

Sayangnya, tidak ada solusi ajaib untuk seseorang yang gemar menggigit kuku.

"Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui apa yang menjadi pemicu kamu untuk menggigit kuku. Beberapa yang mengatakan bahwa mereka menggigit kuku ketika dalam keadaan bosan," ujar Dr. Sarah Jarvis, Dokter Umum sekaligus Direktur klinis Patient.

Dr. Sarah Jarvis menyarankan agar seseorang yang gemar menggigit kuku untuk tidak melakukannya lagi, serta mencari kesibukan lain.

"Jika stres adalah penyebabnya, carilah kebiasaan lain. Beberapa orang menggunakan karet gelang di pergelangan atau latihan relaksasi mungkin tepat untuk Anda. Jika bosan, temukan sesuatu untuk diutak-atik misalnya bola atau kubus rubik dan cobalah lainnya," ujar Dr. Sarah.

Selain itu, Sarah juga menyarankan untuk mengunyah permen karet. Ia juga menyarankan untuk memotong kuku, lebih pendek serta diberikan kutex. "Mengunyah permen karet juga bisa membuat mulutmu sibuk," kata Dr. Sarah.

"Memotong kuku, pendek mungkin membuat gigitan menjadi kurang memuaskan dan adanya kutex di kuku membuat jari-jari terasa tidak enak dan juga patut dipertimbangkan," lanjutnya.

Tags : covid-19
Rekomendasi