Bareskrim Tarik Semua Laporan soal Peneliti BRIN yang Sebut Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah

| 27 Apr 2023 16:15
Bareskrim Tarik Semua Laporan soal Peneliti BRIN yang Sebut Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah
Logo baru Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (ANTARA/HO-Humas BRIN/am)

ERA.id - Bareskrim Polri akan menarik semua laporan terkait peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang (AP) Hasanuddin yang menyebut akan mengancam membunuh warga Muhammadiyah dalam unggahan di media sosial (medsos). Dengan demikian, kasus ini akan ditangani Bareskrim Polri.

"Kami telah berkoordinasi dengan beberapa polda yang telah menerima laporan serupa yaitu dari Polda Jatim, Polda DIY dan Polda Kaltim, yang nantinya laporan tersebut akan dilimpahkan ke Bareskrim Polri," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Shandi Nugroho kepada wartawan, Kamis (27/4/2023).

Bareskrim juga telah menerima laporan PP Muhammadiyah terkait pernyataan AP Hasanuddin, yakni dengan nomor LP/B/76/IV/2023/Bareskrim Polri tertanggal 25 April 2023.

Shandi menerangkan penyidik telah menyiapkan dan menyusun administrasi penyelidikan, di antaranya akan memanggil sejumlah saksi, pelapor, dan ahli untuk dimintai keterangan.

"Pada hari Kamis (27/04) akan dilakukan pemeriksaan pelapor dan saksi dari pihak PP Muhammadiyah, sebanyak 3 orang," ucapnya.

Diketahui, kasus tersebut diawali saat Thomas Djamaluddin berkomentar bahwa Muhammadiyah sudah tidak taat pada keputusan pemerintah karena menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1444 H berbeda dengan penetapan pemerintah.

Komentar Thomas itu dibalas oleh akun AP Hasanuddin dengan nada sinis dan mengancam. Beberapa komentar yang diunggah oleh AP Hasanuddin terkait perbedaan itu pun ramai di media sosial.

"Saya tak segan-segan membungkam kalian Muhammadiyah yang masih egosentris. Udah disentil sama Pak Thomas, Pak Marufin, dkk, kok masih gak mempan," tulis akun AP Hasanuddin.

Kemudian, AP Hasanuddin juga menulis komentar balasan atas unggahan akun Ahmad Fuazan S.

"Silakan laporkan komen saya dengan ancaman pasal pembunuhan!!! Saya siap dipenjara. Saya capek lihat pergaduhan kalian!!!" tulis AP Hasanuddin dengan huruf besar semua.

Pernyataan AP Hasanuddin itu viral di media sosial dan membuah heboh masyarakat.

Rekomendasi