Viral Kasus Ayah Diduga Cabuli Anak Kecilnya di Jaktim, Polisi Rahasiakan Hasil Pemeriksaan

| 22 Mar 2024 14:10
Viral Kasus Ayah Diduga Cabuli Anak Kecilnya di Jaktim, Polisi Rahasiakan Hasil Pemeriksaan
Ilustrasi anak menangis (Pixabay)

ERA.id - Viral video dari akun Instagram @priskaprllyy yang memperlihatkan kronologi kasus dugaan pencabulan yang dilakukan mantan suaminya terhadap anaknya.

"Ini adalah video pertama kali saya jemput anak saya setelah menginap dari rumah mantan suami saya," kata @priskaprllyy yang merupakan ibu korban.

Saat di jalan pulang dari Jakarta menuju BSD, anaknya meminta ganti popok (pampers). "Pas saya buka celananya, anak saya mengeluh sakit di bagian alat vitalnya," tulis akun tersebut.

Sang ibu menduga anaknya telah dicabuli. Setelah itu, dia pun melapor ke Polda Metro Jaya dan pihak polisi langsung memeriksa ibu dan nenek korban di Jakarta Timur.

"Sudah dilakukan tim penyelidik, melakukan klarifikasi terhadap pelapor atau ibu korban. Kemudian melakukan permintaan klarifikasi terhadap nenek korban,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi, Kamis kemarin.

Ade Ary menjelaskan pelapor atau ibu korban berinisial PA telah melaporkan mantan suaminya atau ayah korban berinisial SN ke Polda Metro Jaya pada Selasa (6/2).

"Saat ini kasus tersebut ditangani oleh Sub Direktorat Remaja, Anak dan Wanita (Subdit Renakta) Polda Metro Jaya, " katanya.

Selanjutnya, pihaknya telah berkoordinasi

dengan sejumlah institusi yang terkait perlindungan anak dan perempuan untuk menyelidiki dugaan tindak pidana yang terjadi.

"Penyelidik sudah berkomunikasi dengan KPAI kemudian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi DKI, sudah berkoordinasi dengan Komnas Anak,” katanya.

Kemudian untuk memperkuat adanya dugaan tindak pidana yang terjadi, korban juga telah diminta untuk dilakukan visum.

"Penyidik juga sudah meminta atau melakukan visum. Terkait proses penyelidikan ini hasilnya sudah ada di tangan penyidik, mohon maaf tidak bisa disampaikan," kata mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan tersebut.

Rekomendasi