ERA.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengaku empat orang dilaporkan tewas dalam insiden tabrakan kereta api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).
"Berdasarkan data sementara, terdapat empat orang penumpang KRL yang meninggal dunia," kata VP Corporate Communication KAI, Anne Purba kepada wartawan, Senin (27/4/2026).
Untuk seluruh penumpang kereta Argo Bromo Anggrek sebanyak 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Petugas kini fokus menangani penumpang KRL yang terdampak akibat insiden ini.
"Hingga saat ini sebanyak 38 penumpang KRL telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ucapnya.
Anne kemudian menyebut seluruh perjalanan kereta api jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen untuk sementara dihentikan guna mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan perjalanan.
Berikut jadwalnya.
KA Jarak Jauh Batal – 27 April 2026
1. KA 120B Gunungjati (Gambir – Cirebon)
2. KA 139B Parahyangan (Kiaracondong – Gambir)
3. KA 140B Parahyangan (Gambir – Kiaracondong)
4. KA 22 Argo Muria (Gambir – Semarang Tawang)
KA Jarak Jauh Batal – 28 April 2026
1. KA 117B Gunungjati (Cirebon – Gambir)
2. KA 56F–53F Purwojaya (Cilacap – Gambir)
3. KA 58F–59F Purwojaya (Gambir – Cilacap)
4. KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasarsenen)
5. KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir).
Terpisah, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengatakan petugas gabungan masih fokus untuk mengevakuasi penumpang yang terdampak kecelakaan kereta. Sejauh ini, ada tujuh orang yang terjepit di antara material kereta.
"Kesulitannya memang sekarang ada pemotongan dari Basarnas kepada korban-korban yang terjepit. Tadi yang kita lihat mungkin sekitar ada 6-7 orang (yang terjepit). Mudah-mudahan bisa kita evakuasi," kata Asep.