Anies Baswedan Klaim Kasus COVID-19 di Jakarta Masuk Fase Terendah Selama Setahun Terakhir

| 20 May 2021 07:52
Anies Baswedan Klaim Kasus COVID-19 di Jakarta Masuk Fase Terendah Selama Setahun Terakhir
Ilustrasi (Antara)

ERA.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Seiring dengan menerapkan 3T,  vaksinasi COVID-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut bahwa saat ini tingkat penyebaran Covid-19 masuk dalam fase terendah sepanjang masa pandemi berlangsung. Dia berharap kondisi tersebut tetap bertahan hingga pandemi berakhir.

"Kami ingin ibu kota stabil. Dan kondisi pandemi yang masih sedang terjadi di Jakarta ini masuk di fase yang paling rendah selama satu tahun terakhir ini," kata Anies dalam keterangannya, Rabu (19/5).

Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, hingga Selasa (18/5), jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 419.920. Namun demikian, jumlah total sembuh sebanyak 405.357 dan kematian 7.130.

Sampai saat ini, jumlah kasus aktif di Jakarta sebanyak 7.433. Mereka masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Selain itu, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate di Jakarta cenderung rendah. Dari 6.633 tempat tidur isolasi yang tersedia hanya terisi 1.724 atau sekitar 26 persen. Sementara untuk tingkat keterisian ICU, dari kapasitas 1.007 unit hanya terisi 338 pasien atau 34 persen.

"Sehingga harapannya Jakarta dan sekitarnya bisa segera terbebas (dari pandemi)," kata Anies.

Anies berharap, kondisi seperti ini terus bertahan, bahkan bisa menurun.

"Kita tidak ingin kondisi ini berbalik seperti di awal tahun. Kita ingin agar kondisi ini makin hari makin baik, jumlah kasus aktif semakin sedikit, jumlah penularan makin menurun," ucap Anies.

Rekomendasi