Soal Harga Tiket Pesawat Mahal, Menhub Ajak Pemda Kerja Sama Beri Subsidi

| 19 Aug 2022 09:03
Ilustrasi (Antara)

ERA.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku sudah berbicara dengan jajarannya, untuk membahas masalah harga tiket pesawat yang melambung tinggi.

Budi mengatakan, jajaranya perlu membicarakan masalah tersebut secara detail. Tujuannya agar inflasi di sektor transportasi tidak terlalu tinggi.

"Saya sudah sampaikan ke Pak Dirjen (Dijen Perhubungan Udara), kita harus bicara detail. Bagaimana kita mengatur harga dalam konteks yang detail, sehingga inflasi di sektor itu juga tidak terlalu tinggi," kata Budi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Budi mengatakan, untuk mengatasi harga tiket pesawat mahal, pemerintah pusat perlu bekerja sama dengan pemerintah daerah (pemda). Menurutnya, pemda bisa memberikan subsidi kepada masyarakat untuk menjaga keterjangkauan harga tiket pesawat.

"Satu hal yang penting adalah kesertaan dari pemda untuk sharing memberikan subsudi kepada masyarakat. Karena banyak inefisiensi terjadi di daerah," kata Budi.

Budi mengungkapkan, beberapa moda transportasi udara tingkat keterisian tak sampai 50 persen. Sehingga menyebabkan mereka untuk menetralisir harga tiket.

Hal itu, kata Budi, tidak terlepas dari adanya lonjakan harga avtur yang berdampak pada biaya operasional. Jika pemda memberikan subsidi, maka okupansi pesawat bisa meningkat dan harga tiket yang terjangkau bisa dipertahankan.

"Harga itu kan berbanding lurus dengan keterisian. Banyak sekali di daerah yang keterisiannya di hari tertentu rendah, ini yang harus di manage," ujar Budi.

"Di satu sisi, benar avtur mengakibatkan harga naik, tapi ada manajemen yang harus dikoordinasikan juga dengan daerah, agar inflasi tidak menjadi tinggi," imbuhnya.

Budi mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkomunikasi dengan pemda dan akan terus digencarkan. Terlebih, Presiden Joko Widodo sudah mengeluarkan perintah agar masalah tingginya harga tiket pesawat segera diselesaikan.

"Kita ajak per klaster. Misalnya Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan, Aceh kita ajak bicara. Kita ajak mereka ikut sama-sama mencari tingkat okupansi yang lebih baik sehingga harga bisa lebih baik," kata Budi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk mengatasi masalah harga tiket pesawat yang melambung tinggi.

Mahalnya harga tiket pesawat itu diakui Jokowi sudah sampai ketelinganya karena banyaknya keluhan dari masyarakat.

"Di lapangan yang saya denger juga keluhan, 'Pak, harga tiket pesawat tinggi'. Sudah, langsung saya reaksi," kata Jokowi dalam pidato pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2022 yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (18/8/2022).

"Pak Menteri Perhubungan saya perintah, segera ini diselesaikan," tegas Jokowi.

Rekomendasi