Gerindra Pastikan Tak Ajak Menteri Aktif Jadi Timses Prabowo-Gibran

| 31 Oct 2023 19:54
Gerindra Pastikan Tak Ajak Menteri Aktif Jadi Timses Prabowo-Gibran
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Antara)

ERA.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani memberi sinyal bahwa, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tak akan merekrut menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Hal itu menanggapi soal peluang posisi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di dalam struktur TKN Prabowo-Gibran.

"Menteri tidak masuk struktur," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/10/2023).

Dia mengatakan, baik Erick maupun Bahlil diharapkan tetap fokus dengan tugasnya sebagai mentri.

TKN Prabowo-Gibran, kata Muzani, bakal diisi oleh orang-orang yang mempunyai waktu luang untuk mengurus dan menyusun strategi pemenangan untuk Pilpres 2024.

"TKN nanti akan dilaksanakan oleh orang-orang yang memiliki waktu lebih banyak untuk mengurusi kerja-kerja politik di tim pemenangan pemilihan presiden," kata Muzani.

Alasan TKN Prabowo-Gibran tak mau merekrut menteri dari kabinet Indonesia Maju karena tidak mau tugas-tugas di pemerintahan terbengkalai.

"Karena menteri tidak masuk struktur tentu saja karena jabatan menteri dan kami berharap tugas-tugas pemerintahan yang diemban oleh beliau sebagai pembantu Presiden Jokowi tidak berkurang, tidak terganggu konsentrasi dan waktunya dalam memberi pelayanan pemerintahan," ujar Muzani.

Meskipun Erick dan Bahlil tak masuk dalam struktur TKN Prabowo-Gibran, Muzani meyakini dua tokoh tersebut tetap bakal mendukung pemenangan pasangan Prabowo-Gibran.

Sambil berkelakar, Muzani bilang, Erick dan Bahlil bakal mendapat tugas khsusus yaitu berdoa.

"Mendoakan. Jadi yang di luar (TKN Prabowo-Gibran) itu mendoakan, berzikir," pungkasnya. 

Rekomendasi