JAKI Diduga Diretas Saat Debat Capres, Anies: Kebebasan Berbicara Jangan Berhadapan dengan Rasa Takut

| 12 Dec 2023 23:17
JAKI Diduga Diretas Saat Debat Capres, Anies: Kebebasan Berbicara Jangan Berhadapan dengan Rasa Takut
Anies Baswedan (Sachril Agustin/ ERA)

ERA.id - Beredar kabar aplikasi Jakarta Kini (JAKI) diretas saat debat calon presiden (capres) di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat (Jakpus), Selasa (12/12/2023).

Akun X @txtdrjkt menampilkan gambar jika aplikasi JAKI diretas. Pada postingan gambar itu tertulis pesan hacker jika aplikasi ini tidak terlalu diurus.

"Barusan JAKI di-mention di debat pilpres nih. Wah sorry to say, but aplikasi ini tampaknya tidak terlalu diurus kenyataannya. Dari segi teknologi, keamanan IT-nya yang asal-asalan diurus dan sub-sub fungsi aplikasi yang seperti dibuat kurang maksimal," demikian tulisan pada gambar yang diunggah akun X @txtdrjkt, dilihat Selasa (12/12/2023).

Namun saat ERA membuka JAKI per pukul 22.47 WIB, aplikasi ini dapat diakses.

Dikonfirmasi, Anies mengaku belum mengetahui jika JAKI diretas. Bila memang aplikasi ini diretas, mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta agar pemerintah segera mengatasi hal tersebut. Dia ingin agar kebebasan berbicara tidak dihadapkan dengan rasa takut.

"Menurut saya ini salah satu adalah ciri bahwa kita harus berubah. Jangan sampai ketika ada ungkapan politik, kebebasan berbicara, lalu harus berhadapan dengan rasa takut. Nggak boleh terjadi dan pemerintah harus mengusut, pemerintah harus mengusut," ucap Anies di sekitar gedung KPU, Jakpus, Selasa (12/12/2023).

Rekomendasi