Timnas AMIN Resmi Bubar, Anies: Kita Akan Terus Berjuang di Jalur Masing-masing

| 30 Apr 2024 15:16
Timnas AMIN Resmi Bubar, Anies: Kita Akan Terus Berjuang di Jalur Masing-masing
Timnas AMIN bubar setelah Pilpres 2024 usai. (Era.id/Flori Sidebang)

ERA.id - Tim Pemenangan Nasional (Timnas) pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) resmi dibubarkan pada Selasa (30/4/2024). Hal itu disampaikan langsung oleh Anies usai menggelar halalbihalal Timnas AMIN di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Adapun Timnas AMIN terdiri dari tiga partai politik pengusung Anies-Muhaimin dalam Koalisi Perubahan pada Pilpres 2024. Ketiga partai itu, yakni PKS, PKB dan NasDem.

"Siang hari ini menjadi fase penutupan untuk kerja kampanye kerja tim sukses yang sudah berlangsung sejak bulan November, bila dimulai dengan mendeklarasikan kepada publik, maka diakhiri juga dengan menyampaikan kepada publik daripada waktu pembentukan timnas kan kumpul kita, kita umumkan, dan hari ini kita juga kumpul, kita umumkan kepada publik bahwa Timnas AMIN telah bekerja dgn sehormat-hormatnya, telah bekerja dengan sekeras-kerasnya, telah bekerja dengan semulia-mulianya," kata Anies kepada wartawan di lokasi.

"Karena itu, semua yang terlibat merasa bersyukur dan bangga dan kami akhiri tugas itu dengan rasa syukur. Itulah sebabnya hari ini kita kumpul," sambungnya.

Anies mengatakan, meski tim ini telah bubar, tetapi perjuangan untuk perubahan yang lebih baik bakal tetap dilanjutkan. Namun, perjuangan tersebut akan dilakukan di jalur masing-masing.

"Kita sebagai warga negara akan terus berjuang di medannya masing-masing, di jalurnya masing-masing. Tapi kita ingin timnasnya selesai dengan baik," tegas Anies.

"Itulah yang kita akhiri pada siang hari ini, bukan mengakhiri perjuangan, tapi mengakhiri sebuah fase perjuangan ketika sama-sama kampanye untuk pilpres," imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, Cak Imin juga menyampaikan hal senada. Dia menyebut, semangat perjuangan perubahan akan terus berlanjut.

"Kami tadi merasakan spirit semangat kebersamaan untuk perjuangan perubahan tidak boleh berhenti di berbagai level dan ruang juang masing masing," ujar Cak Imin.

Sementara itu, Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaugi Alaydrus menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin tim pemenangan AMIN. Ia pun mengaku bangga bisa mengemban tugas tersebut.

"Bukan hal yang mudah, bukan hal yang gampang memanage sekian besar orang dari berbagai karakter, dari partai, dari akademisi, intelektual, dari santri, dari TNI-POLRI, ini memberikan wawasan tersendiri buat saya sehingga saya merasa bangga menjadi bagian dari ini," ungkap Syaugi.

"Saya sekali lagi mohon maaf apabila dalam melaksanakan tugas mulia ini ada kekurangan dan kelupaan. Mudah-mudahan perjuangan ini walaupun timnas sudah selesai, seperti yang dikatakan Pak Anies dan Pak Muhaimin, tetapi semangat berjuang kita tetap lanjutkan. Mudah-mudahan di medan yang lain kita bisa bertemu lagi untuk berjuang, untuk meyakini kebenaran yang kita yakini," sambung dia.

Adapun dalam acara tersebut hadir sejumlah tokoh. Diantaranya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim, Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino, Co-Captain Timnas AMIN Thomas Lembong, Ketua Dewan Pakar Penasehat Tim Hukum Timnas AMIN sekaligus mantan Ketua MK Hamdan Zoelva, dan mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Polisi Napoleon Bonaparte.

Rekomendasi