Prabowo: Indonesia Siap Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza

| 20 Feb 2026 03:33
Prabowo: Indonesia Siap Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza
Prabowo Subianto (Dok. YouTube/White House)

ERA.id - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan Indonesia siap mengirimkan sedikitnya 8.000 pasukan untuk berpartisipasi dalam misi perdamaian di Gaza, Palestina, dengan bergabung ke dalam International Stabilization Force (ISF).

Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP), yang dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan para pimpinan negara lainnya di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis waktu setempat.

"Pencapaian gencatan senjata ini nyata. Kami memuji hal ini, dan oleh karena itu, kami menegaskan kembali komitmen kami untuk menyumbangkan jumlah pasukan yang signifikan, hingga 8.000 personel atau lebih jika diperlukan," kata Prabowo, dalam tayangan langsung di akun White House.

Presiden menyatakan siap mengerahkan ribuan personel untuk berperan aktif dalam pasukan stabilisasi internasional ISF.

Dalam sambutan di forum itu, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia sejak awal telah mempelajari dan mendukung penuh rencana perdamaian yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump

Selain itu, Prabowo juga menegaskan, tujuan Indonesia bergabung dengan BoP yaitu untuk perdamaian di Gaza, Palestina.

"Indonesia sepenuhnya setuju dan berkomitmen penuh terhadap rencana ini. Itulah sebabnya kami bergabung dengan Board of Peace. Kami berkomitmen untuk keberhasilannya. Kami tahu akan ada banyak hambatan dan kesulitan, tetapi kami sangat optimistis," tegasnya.

Berdasarkan keterangan resmi, kehadiran Presiden Prabowo pada pertemuan perdana BoP menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam pembentukan dan penguatan kerangka kerja Dewan Perdamaian sebagai mekanisme internasional yang bersifat transisional dan berbasis mandat Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025).

Indonesia menyatakan siap berperan aktif melalui ISF dengan mandat yang jelas, parameter operasional yang disepakati, serta selaras dengan hukum internasional dan national caveats Indonesia.

Selain itu, Indonesia juga mendukung rekonstruksi dan stabilisasi jangka panjang di Gaza dengan tetap menghormati hak rakyat Palestina dan visi Solusi Dua Negara.

Rekomendasi