Dianggap Tak Mampu Awasi Pertamina, Ahok Diminta Mundur

Tim Editor

Ahok (Instagram/@basukibtp)

ERA.id - Anggota Komisi IV DPR Fraksi PPP, Achmad Baidowi menanggapi pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok soal Pertamina. Ia menilai seharusnya Ahok bisa ikut terlibat membenahi Pertamina dari dalam. 

"Jika ada yang tidak beres, tidak sesuai ya luruskan dan koreksi melalui mekanisme yang berlaku di internal korporasi. Bukan diumbar ke publik melalui media sosial," kata Baidowi melalui pesan singkat pada Era.id, Rabu (16/9/2020).

Menurutnya, cara yang dilakukan Ahok sama halnya dengan menepuk air di dulang terpercik muka sendiri. Maknanya, Ahok mengumbar kesalahan atau kekurangan Pertamina ke publik, harusnya ada langkah pembenahan.

"Itu akan membuat publik bertanya? Ini kan harusnya Pak Ahok yang ikut membenahi kenapa diumbar ke publik, apakah karena tidak mampu membenahi sehingga seolah-olah butuh dukungan publik," kata Baidowi.

Persoalan itu ia nilai perlu diselesaikan, bukan dibuat gaduh di publik. Sebab, langkah Ahok akan berpengaruh terhadap sentimen negatif publik terhadap korporasi. 

"Lebih baik persoalan diselesaikan tanpa kegaduhan dibanding membuat kegaduhan tapi persoalan tidak diselesaikan. Kalau tidak mampu melakukan pengawasan dan audit sebaiknya mundur. Soal copot mencopot biarlah menteri BUMN yang mengevaluasi," kata Baidowi.

Sebelulmnya, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengungkap 'bobroknya' Pertamina. Diantaranya mulai dari persoalan transparansi, gaji, hingga lobi direksi ke menteri.

Tag: ahok pertamina bumn

Bagikan :