Bukan Bang Jago! 25 Pelajar SMP Ketangkap Usai Demo

Tim Editor

Puluhan pelajar SMP terjaring razia di Jakarta Barat saat mau demo (Foto via Antara/Devi Nindy)

ERA.id - 25 pelajar SMP terjaring razia unjuk rasa oleh polisi. Mereka mengaku cuma mau 'seru-seruan' tanpa tahu tujuan dari demo itu.

25 pelajar ini diamankan olisi di Jalan Pintu Besar Selatan, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa malam. Kanit Binmas Polsek Metro Tamansari, Kompol Joko Agus menyayangkan para pelajar SMP itu terhasut untuk ikut-ikutan demonstrasi tanpa tujuan dan arah yang tidak jelas.

"Kalian ini masih pelajar, SMP lagi, mau jadi apa kamu kalau begini? Kalau mau jadi polisi juga perlu catatan berperilaku baik dan kalau sudah tercatat bagaimana masa depanmu?” ujar Joko kepada para pelajar itu.

Dilansir dari Antara, pelajar itu langsung menyesal usai ditanya-tanya polisi. Entah apa jadinya kalau mereka lolos dari razia dan bergabung dengan massa perusuh. Mereka menegaskan bukan bagian dari massa yang melakukan provokasi.

“Demonya aman dan damai kok pak, kami tidak ikut-ikutan mereka,” ujar salah satu pelajar.

Pelajar SMP tersebut membawa bendera merah putih dan tampak sisa-sisa pasta gigi di wajahnya. Dugaan kuat, hal ini sengaja dilakukan untuk menghindari gas air mata saat unjuk rasa.

Polisi sempat menggeledah barang bawaan mereka, namun tidak ditemukan alat-alat berbahaya yang digunakan untuk menciptakan kerusuhan.

Joko berpesan kepada anak-anak tersebut agar langsung pulang sampai ke rumah. Para pelajar tersebut meminta maaf kepada aparat kepolisian dan mencium tangan sebagai rasa terima kasih, karena telah diizinkan untuk pulang.

"Terima kasih pak, maafkan saya ya pak,” ujar para pelajar sembari mencium tangan petugas kepolisian.

 

Tag: demo tolak omnibus law

Bagikan: