COVID-19 RI Rekor Tembus 20 Ribu, Kemenkes Ungkap Biang Keroknya!

Tim Editor

Siti Nadia Tarmizi (Antara)

ERA.id - Kementerian Kesehatan mencatat kasus COVID-19 per tanggal 24 Juni 2021 bertambah sebanyak 20.574 kasus.

Jumlah tersebut kembali memecahkan rekor tambahan kasus terbanyak sejak pertama kali kasus COVID-19 ditemukan di Indonesia.

Direktur Pencegahan dn Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, penambahkan kasus yang siginifikan ini disebabkan karena adanya peningkatan mobilitas masyarakat saat masa libur Lebaran 2021.

"Kenaikan kasus pasca momen Lebaran ini dikarenakan peningkatan mobilitas pada saat sebelum pengetatan mudik, pelarangan mudik, bahkan sesudahnya," ujar Nadia dalam konferensi pers daring, Kamis (24/6/2021).


Selain karena adanya mobilitas masyarakat, Nadia mengatakan, penambahan kasus juga disebabkan karena melonggarnya penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.

Mobilitas dan longgarnya protokol kesehatan, kata Nadia, juga ditambah dengan adanya varian baru yang sudah terdeteksi di Indonesia. Seperti diketahui, tercatat ada tiga varian baru COVID-19 yang ditemukan di Indonesia antara lain varian Alpha atau B117, varian Beta atau B1351, dan varian Delta B1617.2

"Ditambah dengan protokol kesehatan yang sudah loggar. Serta kita ketahui juga dengan dua kondisi yang ada ditambah dengan varian baru ini semakin mempercepat laju penularan yang ada," kata Nadia.

Oleh karena itu, Kemenkes kembali mengimbau masyarakat agar terus menjaga protokol kesehatan, mengurangi mobilitas, menghindari keramaian, serta tak ragu untuk segera mendapatkan vaksinasi.

Nadia juga mengimbau, agar masyarakat rajin melakukan testing sedini mungkin. Caranya, apabila dirasa memiliki gejala COVID-19, maka harus segera memeriksakan diri agar virus tidak menyebar semakin luas.

"Semakin dini kita mengetahui gejala ataupun sakit kita, maka kita bisa mengobati dan tentunya bisa mengurangi beban teman-teman di rumah sakit. Karena setiap penyakit yang secara dini kita temukan pasti akan mengurangi tingkat keparahannya," pungkasnya.

Tag: kemenkes covid 19 indonesia rekor kasus covid 19

Bagikan: