Urgensi Literasi Digital, Lawan Hoaks Hingga Cermat Hadapi 'Banjir Informasi'

Tim Editor

Ilustrasi gaya hidup digital (Unsplash/Marvin Meyer)

ERA.id - Akademisi Universitas Esa Unggul Jakarta Gun Gun Siswadi menilai masyarakat perlu memahami soal literasi digital. Sebab dengan memahami literasi digital maka akan mampu menerima informasi dengan baik.

"Tantangan dan ancaman media sosial, ada berita hoaks, situs negatif, messaging system, dan banyak lainnya yang tidak sejalan dengan undang-undang di Indonesia," katanya dalam diskusi daring, Sabtu (25/9/2021).

Ia memahami minat baca di Indonesia sangat rendah. Karena itu, warganet harus bijak dalam memilah berita dan konten di media sosial.


"Terjadinya banjir informasi, jika kita tidak bijak dalam menerima, kita akan tenggelam. Jangan sampai kita terjebak dalam menerima dan menyebar informasi," katanya.

Ia menjelaskan untuk melawan informasi hoaks dapat dilakukan dengan memperbanyak membaca media nasional, berdiskusi dengan teman dan kerabat.

"Verifikasi sebelum membagikan informasi, cek fakta atau keaslian dari informasi tersebut, dan yang ketiga adakah manfaat dari apa yang akan kita bagikan. Together we can. Think Before Posting. Saring Sebelum sharing," katanya.

Tag: internet berita hoaks digital platform ekonomi digital

Bagikan: